Kamera 1

Jumat, 31 Agustus 2012

Lirik Gita Sang Surya


 
 
Lagu "Gita Sang Surya" diciptakan oleh Santo Fransiskus dari Asisi dalam konsisi kesehatan yang semakin menurun serta mata yang mulai kabur. Lirik atau tema lagu ini ingin melukiskan tentang “keindahan saling mengampuni”. Ketika terjadi pertikaian antara Uskup dan Penguasa Assisi, Fransiskus diminta untuk mendamaikan mereka. Lalu ia mengutus dua orang rekannya untuk menyanyikan lagu “Gita Sang Surya” yang telah ditambahi bagian tentang “keindahan saling mengampuni” di hadapan mereka yang bertikai. Ketika mendengar lagu itu maka Uskup dan Penguasa Assisi langsung berdamai tanpa banyak bicara. Lirik lagu Gita Sang Surya adalah seperti di bawah ini:

Tuhanku maha mulia mahakuasa
Lagi penyayang, segala pujian dan syukur hormat kepada-Mu
Segala berkat kepada-Mu saja
Diucap nama-Mu insan tiada pantas

Pujian pada-Mu Tuhan karna sang Surya
Saudara termulia bercahaya sinar siangnya
Terpancar amat indah, dipancarkan dari Kau
Oh Tuhan bahasa dan lambang

Pujian pada-Mu Tuhan karna langit langgah
Udara serta segala cuaca, malang mujurnya
Kalian makhluk mengadu untungnya
Karna saudara pawana terpujilah Dikau

Pujian pada-Mu Tuhan karna bulan bintang
Yang Kau pasangkan utuh candra indah
Serta kartika menghias cakrawala
Mewartakan kebesaran Allah nan mahakuasa

Pujian pada-Mu Tuhan karna laut limpah
Saudara budiman samudra lawah
Beralap santun di ombak ria melambungkan
Lagu kepada Tuhan terpuji yang Mahakuasa

Pujian pada-Mu Tuhan karna nyala api
Pawang musafir malam nan perkasa
Giat sentosa siap di malam kelam
Terpujilah karna agni suci tangkas dan perkasa

Pujian pada-Mu Tuhan karna saudara Maut
Darinya tidak luput insan makhluk
Seluruh dunia alam nan fana siap menghadapi
Maut nan berbahagia pawang alam baka

Pujian pada-Mu Tuhan karena umat kudus
Yang menanggung derita dan bencana
Pada-Mu jaya penyabar menderita
Kepada-Mu dikaruniakan mahkota mustaka

Pujian pada-Mu o Tuhan pengasih
Syukur pada-Mu ya Allah Maha penyayang Amin.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Santo Bartolomeus

Santo Bartolomeus
24 Agustus
 

Santo Bartolomeus adalah salah seorang dari kedua belas Rasul. Kita tidak tahu siapa namanya yang sesungguhnya. Bartolomeus adalah nama keluarga: bar-Tolomeus, yang artinya 'anak Tolomeus'. Banyak yang beranggapan bahwa Bartolomeus adalah Natanael.

Bartolomeus berasal dari Kana di daerah Galilea. Ketika diajak oleh temannya, Filipus, untuk menemui Yesus dari Nazaret, ia menggumam, "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia:


Yesus: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"

Bartolomeus: "Bagaimana Engkau mengenal aku?"
Yesus: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Bartolomeus: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
Yesus: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

Sejak saat itu Bartolomeus mengikuti Yesus hingga Ia wafat disalib dan menjadi saksi kebangkitan-Nya.


Bartolomeus mewartakan Injil ke banyak negara termasuk India, di mana ia meninggalkan satu salinan Injil Matius dalam bahasa Ibrani. Bartolomeus termasuk orang yang paling berani di seluruh dunia. Coba bayangkan betapa beraninya ia dan betapa kuat imannya hingga rela dikuliti hidup-hidup. Beberapa orang bahkan mengatakan ia juga disalibkan setelah dikuliti. Karena ia lebih suka mati demi membela imannya, ia masuk dalam himpunan para martir.


Dia ini seorang yang sungguh-sungguh tabah! Oleh karena itu Bartolomeus adalah santo pelindung yang paling tepat bagi orang-orang yang memohon keberanian serta kekuatan iman dalam membela kebenaran. Memang sangat sulit bersikap teguh membela kebenaran jika tampaknya semua orang memusuhi kamu, tapi coba tirulah teladan St. Bartolomeus.


Bartolomeus diangkat sebagai santo pelindung Armenia, di mana ia wafat sebagai martir. Armenia adalah tempat di mana Tabut Perjanjian diletakkan juga tempat di mana burung merpati perdamaian membawa sehelai daun zaitun segar ke bahtera Nuh.


Pada abad ke-4 jenasah Bartolomeus dipindahkan ke sebuah gereja di Roma, di sebuah pulau di tengah-tengah sungai Tiber. Pesta St. Bartolomeus dirayakan setiap tanggal 24 Agustus.


"Bapa, anugerahkanlah kepada kami iman

seperti yang dimiliki St. Bartolomeus hingga ia senantiasa setia kepada Kristus.
Jadikan Gereja-Mu tanda keselamatan bagi seluruh bangsa di dunia. Amin."