Kamera 1

Senin, 31 Desember 2012

Posts from the ‘BAHAN-BAHAN UNTUK PARA ASPIRAN’ Category SALIB TAU


SALIB TAU

SALIB TAUSALIB TAU  *) 
Pada pertemuan persaudaraan tanggal 2 Mei (1999) yang lalu, seorang novis bertanya kepada Pater Petrus Aman OFM (pembicara pada pertemuan itu) mengenai arti dari SALIB TAU. Pada pertemuan khusus dengan para aspiran, postulan dan novis tanggal 16 Mei, secara singkat saya telah mencoba menjelaskan apa arti dari SALIB TAU itu. Dalam tulisan ini saya mencoba membuat agar pokok-pokok yang dibahas dalam pertemuan tanggal 16 Mei itu diperkaya lagi dan dibuat menjadi sebuah tulisan yang kiranya baik juga untuk dijadikan sebagai bahan pegangan bagi para anggota OFS yang lain.
Saya menggunakan beberapa sumber untuk tulisan ini:
  1. The Tau Cross – An Explanation of the Tau Symbol (Capuchin Franciscan friars of Australia Home Page, 1999).
  2. Ken E. Norian, TSSF, The Tau – A Franciscan Cross (Franciscaines, 1977, TSSF Home Page).
  3. Inna Jane Ray, The Tau of St. Francis: Signature of Sainthood (The Way of St. Francis, Volume II. Number 5, September-October 1996, halaman 11-13).
  4. Omer Englebert OFM, St. Francis of Assisi – A Biography (Servant Books, 1965/1979).
  5. 2Celano (versi dalam bahasa Inggris terjemahan Placid Hermann OFM, ada dalam Omnibus).
  6. LegMaj (versi Indonesia dan Inggris). LegMin (versi Inggris, ada dalam Omnibus).
  7. Keterangan/uraian mengenai ‘PujAllah’ dan ‘BrkLeo’, baik dalam FAK maupun Omnibus.
  8. Fioretti
  9. Pater Paul James OFM, Further Reflections on the Tau Cross I, II, III (FIA Contacts, February, May/August, November 1985).
  10. Leo Laba Ladjar OFM (penerjemah dan penyusun Pengantar dan Catatan), KARYA-KARYA FRANSISKUS DARI ASISI, Jakarta: Sekafi, setelah pembaharuan [dari FAK], tahun 2001 (cetakan pertama: 2001). 
PENGANTAR 
Memang tak dapat dipungkiri bahwa TAU adalah lambang yang sering terlihat dalam dunia Fransiskan dan rasanya tidak dapat dipisahkan dari para anggota keluarga Fransiskan, karena Fransiskus memang mempunyai preferensi lebih kuat atas tanda salib TAU ketimbang lambang-lambang lainnya. Sekarang, apa yang dapat kita ketahui tentang asal-usul salib TAU ini? Apa arti salib TAU ini bagi Fransiskus? Di mana tempat salib Tau ini dalam pengalaman hidup Fransiskan kita dewasa ini? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang perlu kita jawab. Semoga tulisan singkat ini dapat sedikit menjelaskan duduk masalahnya, sehingga ada pegangan bagi kita semua.
SANTO FRANSISKUS DAN SALIB TAU 
Berakar pada sabda Allah. TAU adalah huruf ke-19 dalam bahasa Yunani, huruf terakhir bahasa Ibrani dan sangat mirip dengan huruf T yang kita kenal. Dikisahkanlah bahwa Santo Fransiskus bukanlah seorang yang mahir perihal tulis-menulis. Biasanya dia mendiktekan kepada saudara Leo, lalu sebagai tanda tangan dia menggambarkan salib dalam bentuk T (Englebert, hal. 12).
Kita dapat membaca Kitab Suci Perjanjian Lama ayat-ayat berikut ini: “Firman TUHAN [YHWH] kepadanya: ‘Berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu Yerusalem dan tulislah huruf T pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah karena segala perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan di sana.’ Dan kepada yang lain-lain aku mendengar Dia berfirman: ‘Ikutilah dia dari belakang melalui kota itu dan pukullah sampai mati! Janganlah merasa sayang dan jangan kenal belas kasihan. Orang-orang tua, teruna-teruna dan dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, bunuh dan musnahkan! Tetapi semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudus-Ku!’” (Yeh 9:4-6).
Sebuah legenda. Menurut Inna Jane Ray, pada salah satu perjalanannya ke Roma untuk berbicara dengan Paus Innocentius III perihal Ordo-nya yang baru, Fransiskus masuk ke dalam gereja Yohanes Lateran untuk menghadiri Misa Kudus. Menurut legenda, Fransiskus mendengar pembacaan ayat-ayat di atas. Tergerak oleh visi sang nabi (Yehezkiel) mengenai tanda huruf T pada dahi orang-orang, Fransiskus lalu mempermaklumkan bahwa huruf T ini akan menjadi tanda para Saudara Dina, orang-orang yang setia kepada Tuhan. Apakah memang itu yang sesungguhnya terjadi, tidak ada yang tahu.
Konsili Lateran IV dan dampaknya. Namun yang jelas, Paus Innocentius III menggunakan ayat-ayat Kitab Suci di atas sebagai tema homili pembukaan Konsili Lateran IV, pada tanggal 11 November 1215. Dalam kesempatan itu Sri Paus mengkaitkan ayat di atas dengan profanisasi. Tempat-tempat Kudus di Tanah Suci oleh orang-orang Sarasin (Muslim). Sambil mengacu kepada enam orang seperti tertulis dalam Yeh 9:2, Sri Paus berkata: “Siapakah keenam orang yang diberi kuasa untuk menjalankan hukuman itu? Andalah, para Bapa Konsili. Dengan segala senjata di tangan berupa ekskomunikasi, deposisi, suspensi dan larangan, anda akan menghantam tanpa rasa kasihan, mereka yang tidak ditandai dengan tanda salib pertobatan, yang masih berkeras hati membuat malu kota Kekristenan” (Englebert, hal. 140). Dengan demikian TAU menjadi sebuah lambang dari Konsili untuk pembaharuan spiritual di dalam Gereja. Pandangan umum adalah, bahwa Fransiskus hadir dalam Konsili Lateran IV itu. Ada penulis-penulis yang berpendapat bahwa Konsili inilah yang membuat Fransiskus menjadi sadar bahwa dia mempunyai sebuah peran yang harus dimainkan dalam pembaharuan Gereja, karena sejak saat itu dia pun mulai dan untuk seterusnya menggunakan TAU. Sri Paus berkata: “TAU mempunyai bentuk yang tepat sama dengan Salib Tuhan di Kalvari. Hanya mereka yang ditandai dengan tanda ini yang akan memperoleh belas kasihan, mereka yang telah membuat malu kedagingan mereka dan menyerupakan hidup mereka dengan hidup Juruselamat yang tersalib” (Englebert, hal. 141).
Memang sejak saat itu salib TAU, dengan cara bagaimana pun tidak dapat lagi dipisahkan dari Bapak Serafik kita. Fransiskus menggunakan TAU ini sebagai tanda-tangannya, menggambarkannya di pintunya dan menggambarkannya pada tulisannya (Englebert, hal. 142); juga di tembok (Celano, Tractatus de Miraculis atau Treatise on the Miracles of the Blessed Francis, 3).
Santo Bonaventura menulis: “Bahwasanya utusan Allah yang patut dicintai Kristus, patut kita ikuti jejaknya dan patut dikagumi dunia itu adalah hamba Allah Fransiskus, boleh kita simpulkan dengan iman yang pasti, jika kita memandang dalam dia puncak kesucian ulung, yang oleh karenanya dia selagi hidup di tengah-tengah manusia telah menjadi pengikut kemurnian kemalaikatan dan dikemukakan sebagai teladan untuk mereka yang hendak mengikuti Kristus dengan sempurna. Ada pun perasaan suci dan beriman ini sudah meresap pula dalam hati kita, jika kita melihat tugas yang dimilikinya, yaitu untuk berseru, menangis dan meratap, untuk menggunduli kepada dan mengenakan pakaian pertobatan dan untuk menandai dahi orang-orang, yang mengeluh dan berduka cita atas dosa-dosa itu, dengan TAU. Dengan tanda pertobatan salib dan dengan jubah berbentuk salib itu dia pun menjadi serupa dengan salib (bdk. Yeh 9:4) (LegMaj, Kata Pengantar, 2).
Fransiskus selalu memiliki rasa hormat yang tinggi dan afeksi atas tanda khusus ini (TAU) dan dia seringkali memujinya; dia membuat tanda salib TAU ini sebelum dia memulai sesatu dan dia pun menanda-tangani surat-surat dengan tanda salib TAU ini. Hasrat satu-satunya kelihatannya adalah untuk membuat tanda salib TAU ini pada kening dari mereka yang berkeluh kesah serta menangis dan sungguh bertobat kepada Kristus, seperti tertulis dalam Kitab Nabi Yehezkiel (Yeh 9:4; lihat juta LegMin II:9).
Sebuah kisah yang patut kita ingat selalu. Berikut ini adalah kisah menarik yang berkaitan dengan salib TAU, yang saya ambil dari LegMaj. Konon ada seorang pencipta lagu tersohor sehingga dia dijuluki ‘raja lagu’. Orang ini melihat Fransiskus yang sedang berkhotbah di biara dekat San Severino ditandai oleh dua pedang amat berkilau-kilauan, yang lintang-melintang dalam bentuk salib, pedang yang satu tegak dari kepala sampai ke kaki dan yang lain memalang di atas dada dari tangan sampai ke tangan. Ia belum mengenal wajah Fransiskus, namun ia segera mengenalinya. Karena kekuatan kata-kata Fransiskus, orang ini kemudian bertobat, seakan-akan tertembus pedang rohani yang keluar dari mulut Fransiskus. Kemudian ia bergabung dengan Fransiskus dan menjadi seorang Saudara Dina dan memakai nama Pacificus. Ia menjadi semakin kudus dan kemudian menjadi minister provinsial pertama untuk negeri Perancis. Sebelum ia menjadi minister provinsial di Perancis, ia boleh melihat berulang-ulang TAU besar pada dahi Fransiskus, aneka macam warna TAU itu memperelok wajah Fransiskus dengan keindahan yang ajaib (lihat LegMaj IV:9; cerita Saudara Pacificus ini dapat juga dibaca di 2Cel 106). Bonaventura melanjutkan: “Dalam pengajarannya hamba Suci (Fransiskus) sering menganjurkan tanda itu dan surat-surat kecil yang kadang-kadang dikirimkannya ditandatanganinya sendiri dengan tanda itu, seakan-akan ia hanya berusaha, seuturt perkataan nabi (Yeh 9:4), untuk menandai semua yang mengeluh dan berdukacita, yaitu semua yang sungguh-sungguh bertobat kepada Kristus, dengan tanda TAU pada dahi mereka (LegMaj IV:9; bdk. LegMin II:9 yang sudah dikutip di atas).
BERKAT FRANSISKUS BAGI SAUDARA LEO 
CERITA DARI FIORETTI. Dalam permenungan kedua tentang Stigmata Suci yang terdapat dalam Fioretti, dikisahkanlah bahwa timbul pada Saudara Leo keinginan besar untuk memiliki beberapa perkataan suci yang ditulis dengan tangan Fransiskus sendiri. Ia berpikir jika dia dapat memperolehnya, godaan itu (dari roh jahat) akan lenyap darinya, entah seluruhnya atau sebagian. Akan tetapi, walaupun ada keinginan ini, namun karena malu dan hormat ia tidak berani menyatakannya kepada Fransiskus. Ternyata keinginan tersembunyi dari Saudara Leo ini dinyatakan kepada Fransiskus oleh Roh Kudus. Karena itu Fransiskus memanggil Saudara Leo, menyuruhnya mengambil tinta, pena dan perkamen (dari kulit); lalu dia menuliskan suatu pujian bagi Kristus, tepat seperti yang diinginkan Saudara Leo. Sekaligus dia membuat tanda TAU, lalu menyerahkannya kepada Saudara Leo katanya, “Ambillah lembaran ini, Saudara terkasih, dan simpanlah dengan cermat sampai ajalmu. Semoga Allah memberkati dan melindungi engkau dalam setiap godaan. Janganlah cemas karena engkau mendapat godaan-godaan, karena dalam hal ini saya memandangmu bahkan lebih sebagai hamba Allah. Semakin hebat engkau diganggu oleh godaan, semakin besarlah kasih sayangku kepadamu. Saya mengatakan kepadamu sebenar-benarnya, bahwa tak seorang pun boleh memandang dirinya sebagai seorang sahabat Allah yang sempurna, sampai dia telah mengalami banyak godaan dan kesusahan” (Fioretti dalam bahasa Indonesia, hal. 209-210).
CERITA DARI 2CELANO. Thomas dari Celano menceritakan bagaimana Fransiskus sampai menulis ‘Pujian bagi Allah yang Mahaluhur (PujAllah)’ untuk Saudara Leo. Cerita ini kiranya mengenai peristiwa yang sama dengan yang diceritakan di atas. Pada suatu waktu, ketika Fransiskus dan Saudara Leo sedang bersama-sama di bukit La Verna, timbul dalam diri Saudara Leo suatu kerinduan yang mendalam akan sabda Tuhan yang secara singkat ditulis oleh tangan Santo Fransiskus. Karena Saudara Leo percaya dia akan lepas dari suatu godaan serius yang mengganggu dirinya, gangguan yang bersifat rohaniah, atau paling sedikit dia akan mampu melawannya dengan lebih mudah. Meskipun Saudara Leo sangat dipenuhi oleh hasrat ini, dia takut hal ini diketahui oleh Fransiskus memanggil Saudara Leo dan berkata kepadanya: “Ambilah kertas ini (lembaran perkamen kecil), jagalah dengan hati-hati sampai hari kematianmu.”  Segera setelah itu semua godaan pergi dari Saudara Leo. Tulisan itu pun disimpan olehnya dan terjadi keajaiban-keajaiban karena benda itu (2Cel 49; lihat Omnibus, hal. 123).
DISIMPAN SEBAGAI RELIKUI. Lembar kecil untuk Saudara Leo ini sekarang dipelihara sebagai relikui di Basilika Santo Fransiskus (Sacro Convento) di Assisi. Pada sisi lembaran yang satu terdapat teks ‘PujAllah’ yang ditulis sendiri oleh Fransiskus dan pada sisi lain tertulislah ‘BrkLeo’ yang mengikuti formula berkat imam-agung Harun bagi umat Israel (Bil 6:24-26). Menurut catatan dalam Omnibus, Fransiskus mendiktekan berkat ini kepada Saudara Leo, namun di bagian bawah terdapat berkat pribadi Fransiskus bagi Saudara Leo yang ditulisnya sendiri dan ditandatangani dengan huruf TAU atau T dengan kepala.
Englebert menulis betapa berbahagianya Saudara Leo mendapat lembar kecil itu, melihat dirinya ditandai pada dahi dengan ‘tanda orang pilihan’. Saudara Leo sendiri membuat tulisan dengan maksud membuat lembar kecil itu menjadi otentik. Dia menulis sebanyak 15 baris (kisah ini juga dapat dibaca dalam KARYA-KARYA, HAL. 93-95), antara lain, di bawah ‘berkat’ kata-kata berikut ini: “Beatus Franciscus scriptsit  manu sua istam benediction mihi frati Leoni” (Santo Fransiskus menulis dengan tangannya berkat ini untuk saya, Saudara Leo), juga di bawah ‘TAU dengan kepala’ ditulisnya kata-kata ini: “sintili modo fecit istud signum tau cum capite manu sua” (secara demikian juga dia membuat tanda ‘TAU dengan kepala’). Sebuah catatan saksi mata yang luarbiasa nilainya.
MUKJIZAT-MUKJIZAT SESUDAH SANTO FRANSISKUS WAFAT 
Sebagai lampiran pada LegMaj diceritakanlah berbagai mukjizat yang terjadi setelah Santo Fransiskus wafat. Dalam pasal X:6 lampiran tersebut (Omnibus, hal. 786) terdapatlah cerita tentang sebuah mukjizat yang terjadi di Cori, yang terletak di keuskupan Ostia. Seorang laki-laki sudah tidak mampu berjalan dan sudah kehilangan harapan untuk sembuh. Namun pada suatu malam dia mulai mengeluh kepada Santo Fransiskus, seakan-akan orang kudus ini hadir di hadapannya. Dia berkata: “Santo Fransiskus, tolonglah aku. Ingatlah bagaimana caranya aku melayanimu dan kesetiaan yang telah kutunjukkan kepadamu. Aku menyediakan seekor keledai bagimu dan aku mencium tangan dan kakimu. Aku selalu mempunyai devosi yang besar kepadamu dan aku pun seorang dermawan bagimu. Sekarang lihatlah aku ini, sedang mau mati dalam kesakitan yang amat sangat.” Santo Fransiskus  tergerak oleh keluhan-keluhan orang ini dan dia pun teringat akan pelayanan-pelayanan yang telah diberikan orang itu kepadanya. Sebagai tanda terima kasih atas devosi orang itu, Fransiskus bersama saudara dina muncul dalam sebuah penglihatan. Fransiskus mengatakan kepada orang itu bahwa dia datang untuk menjawab permohonan orang itu dan dia membawa kesembuhan bagi orang itu. Fransiskus menjamah bagian tubuh yang sakit dengan kayu kecil yang berbentuk seperti salib. Lalu pada tempat yang berbisul itu keluarlah nanah dan orang itu pun sembuh total. Yang lebih indah lagi adalah bahwa tanda salib tadi masih berbekas, untuk mengingatkan orang itu akan mukjizat yang terjadi atas dirinya. Bonaventura selanjutnya menulis: “Ini adalah tanda yang dipakai oleh Fransiskus untuk menutup suratnya, apabila cintakasih menuntutnya untuk menulis surat kepada seseorang.” Jadi, ada mukjizat yang dikerjakan oleh Fransiskus dengan memberikan tanda salib TAU.
BAGI FRANSISKUS SALIB TAU BERARTI MENJADI MILIK KRISTUS 
Inna Jane Ray mencatat berbagai arti ‘tau’. Misalnya dalam sebuah teks Kristiani kuno ‘Didache’ (Didakhe). ‘tau’ berarti sabda Allah. Santo Antonius (251-356), seorang pertapa di padang gurun Mesir dikisahkan mengusir segerombolan roh jahat dengan sebuah salib jenis ini. Kadangkala salib seperti ini juga disebut ‘salib perampok’ karena menurut kisahnya kedua perampok yang disalib bersama  Yesus itu digantung pada salib yang tidak palang vertikal bagian atasnya. Pada abad ke-14 SALIB TAU juga digunakan pada pataka Ordo Ksatria Teutonik (zaman Perang Salib). Namun bagi Fransiskus salib TAU berarti menjadi milik Kristus.
Di luar dunia Kekristenan, sejak dahulu kala ‘tau’ juga sudah mempunyai arti yang berbeda-beda, dari budaya yang satu ke budaya yang lain (dapat dibaca rangkaian tulisan Peter Paul James OFM).
Akan tetapi untuk kita para Fransiskan, TAU merupakan sebuah lambang hidup pertobatan (jadi lambang pengudusan juga) bagi para pengikut jejak Kristus, seturut teladan (atau katakanlah ‘seturut kharisma’) Santo Fransiskus dari Assisi. Dengan demikian hormat Santo Fransiskus kepada tanda salib TAU ini harus juga menjadi hormat kita; cinta Santo Fransiskus kepada tanda salib TAU ini harus pula menjadi cinta kita. 
CATATAN PENUTUP 
Terima kasih kepada Sdri. Corry yang telah mengajukan pertanyaan tentang hal-ikhwal SALIB TAU ini, sehingga mendorong saya untuk membuat PR seperlunya. Semoga tujuan penyusunan tulisan ini tercapai dan semoga pula tulisan ini bermanfaat dalam rangka pendalaman ‘cara hidup’ Fransiskan kita semua.
Cilandak, 19 April 2010  
Sdr. F.X. Indrapradja, OFS




*) Disalin (tidak sepenuhnya) dengan beberapa perbaikan dari memorandum Minister Persaudaraan OFS Santo Ludovikus IX Jakarta (Sdr. Frans X. Indrapradja OFS) tanggal 6 Juni 1999 dengan judul yang sama. Bacaan ini dapat digunakan oleh para aspiran, postulan maupun para anggota OFS yang sudah berprofesi kekal.

Corona Fransiskan

Sdr. Lambert Nita,OFM
1. Pengantar
Banyak tradisi fransiskan yang diwariskan, tidak hanya kepada para fransiskan, tetapi juga bagi Gereja Kristus, a.l. Kandang Natal, Jalan Salib dan Rosario. Namun dalam perjalanan waktu, seiring dengan perkembangan jaman, teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk teologi, tradisi yang juga termasuk dalam kekayaan iman Gereja semakin hari semakin diabaikan dan akhirnya ditinggalkan dengan berbagai dalih atau argumentasi teologi dan dogma.
Pada kesempatan ini, sebagai fransiskan, saya ingin mengangkat salah satu dari sekian banyak tradisi fransiskan yakni Corona Fransiskan (Rosario Fransiskan), dengan harapan tradisi saleh tersebut dapatlah kiranya dihidupkan kembali bagi yang punya dasar devosi kepada Bunda Maria. Selain itu, juga sekedar meluruskan sejarah penggunaan Rosario 72 Salam Maria, yang dikenal dengan Tujuh Sukacita Maria ini, yang lama hendak ditinggalkan para fransiskan. Namun di belahan bumi lain, nampaknya sudah mulai dihidupkan dan digemari para fransiskan terpelajar. Menurut informasi yang pernah saya dengar bahwa, rosario fransiskan ini didoakan hanya oleh para pengikut fransiskus yang tak terpelajar alias buta huruf. Apa benar demikian dan dapatkah dibuktikan?
Karena itu, baiklah kita baca dan simak latar belakangnya dengan mukjizat-mukjizat pernah terjadi, selain dari Rosario Tujuh Dukacita Maria, yang sudah lazim dalam Gereja Katolik Roma. Tujuan saya mengangkat tradisi saleh ini, tidak bermaksud memaksakan apa yang telah, sedang dan akan dihidupkan oleh sebagian kecil fransiskan masa kini terungkap diatas yakni meluruskan sejarahnya juga memperkenalkannya kepada para fransiskan masa kini, agar tidak terjadi polemik yang membingungkan karena tidak tahu asal-usulnya.
2. Latar Belakang Sejarah Rosario Fransiskan
Pada abad ke-15, St. Bernardinus dan beberapa pengkhotbah fransiskan lainnya mempromosikan sebuah bentuk rosario khas fransiskan, yang disebut Corona atau Rosario Tujuh Sukacita Maria. Rosario ini, terdiri dari tujuh puluh salam Maria, masing-masing didahului oleh Bapa Kami, renungan ketujuh sukacita Maria dan kemudian salam Maria yang ditambahkan pada akhir, sehingga seluruhnya berjumlah 72 salam Maria. Menurut tradisi, angka 72 merupakan usia Bunda Maria, selama hidup di dunia.
Seorang ahli sejarah fransiskan terkenal asal Irlandia, P. Luke Wadding, OFM (1588-1657) dalam karya tulisnya yang temasyur, Annales Minorum, mencantumkan kisah asli Corona ini, bukan sebagai legenda, melainkan sebagai sebuah kenyataan. Berikut ini terjemahannya dari bahasa Latin.
Pada waktu itu (1422) seorang pemuda yang mempunyai devosi yang tinggi kepada Santa Perawan Maria, masuk dan diterima dalam Ordo Saudara-saudara Dina. Ia telah lama mempunyai kebiasaan menghiasi patung Maria dengan rangkaian bunga mawar. Ketika di Novisiat, ia tidak bisa lagi mengumpulkan bunga mawar demi melanjutkan kebiasaannya itu. Padahal, sulit untuk menghilangkan kebiasaan itu. Maka ia memilih dan memutuskan untuk kembali ke dunia, meninggalkan ordo, demi meneruskan kebiasaannya ini. Tetapi sebelum meninggalkan Novisiat, ia pergi ke altar Maria untuk memberikan salam dan memohon perlindungan Bunda Maria. Bunda Maria menampakkan diri dan berbicara kepadanya:“Jangan sedih dan putus asa, karena engkau akan segera diijinkan lagi untuk menaruh karangan mawar pada patungku. Aku akan mengajarkan kepadamu, bagaimana engkau harus mengganti kebiasaan saleh ini dengan sesuatu yang jauh lebih berkenan kepadaku dan jauh lebih berguna bagi jiwamu. Sebagai ganti mawar-mawar yang cepat layu dan tidak selalu dapat diperoleh, engkau dapat merangkai sebuah mahkota mawar bagiku berupa doa-doamu, yang akan tetap segar dan selalu dapat diperoleh”.
“Doakanlah satu Bapa Kami dan sepuluh kali Salam Maria, sementara engkau membayangkan sukacitaku, tatkala malaikat memberitakan kabar Penjelmaan Putera Allah. Ulangilah itu lagi, sementara engkau merenungkan sukacita yang kurasakan, ketika aku mengunjungi Elisabeth, sepupuku. Doakan lagi yang sama, sementara engkau memikirkan puncak kebahagiaan yang memenuhi hatiku, ketika melahirkan Kristus Sang Penyelamat, tanpa rasa sakit dan tanpa kehilangan keperawananku. Doakanlah lagi untuk keempat kalinya, sementara engkau merasakan sukacita yang kurasakan, ketika menghunjukkan Putraku Terkasih kepada para Majus untuk disembah sujud. Ulangilah lagi untuk kelima kalinya, sementara engkau membayangkan sukacita yang menggetarkan jiwaku, ketika mencari Yesus dengan kesedihan yang mendalam selama tiga hari, dan akhirnya menemukan Dia di dalam Baik Allah, di antara para alim ulama. Keenam, doakanlah satu Bapa Kami sepuluh salam Maria, sementara engkau turut merasakan sukacita yang kualami, ketika menyaksikan kebangkitan mulia Putraku Terkasih dari kubur pada hari Minggu Paskah. Akhirnya, ulangilah doa itu untuk ketujuh kalinya, sementara engkau bersukacita bersamaku atas pengangkatanku sendiri ke Surga dalam semarak dan sukacita penuh, dan dimahkotai sebagai Ratu Surga dan Dunia. Jika engkau mendoakan ini sebagaimana telah kuperintahkan kepadamu, yakinlah anakku, kujamin, engkau akan merangkai sebuah mahkota yang indah dan berkenan kepadaku, dan hal itu pun akan mendatangkan rahmat berlimpah bagimu.”
Novis itu pun langsung berdoa corona dengan segenap hati dan penuh hormat seperti yang diperintahkan Sang Perawan kepadanya. Sementara ia berdoa dengan khusuknya, masuklah sang Magister dengan diam-diam, untuk melihat apa yang sedang terjadi, dan ia melihat seorang malaikat sedang merangkai sebuah karangan mawar, dan setelah setiap sepuluh mawar diselinginya dengan sekuntum bakung emas. Setelah selesai, lalu dikenakannya di atas kepala sang Novis.
Sang Magister lalu memerintahkan supaya sang Novis itu mengatakan semuanya kepadanya, apa yang sedang dilakukannya. Sang Novis itu pun mengatakan bahwa ia sedang berdoa Rosario sebagaimana telah diperintahkan Sang Perawan kepadanya. Dengan demikian sang Magister menjadi paham akan penglihatannya itu.
Selanjutnya, kebiasaan berdoa Rosario Corona ini tersebar luas di kalangan Ordo Saudara-saudara Dina, dan dari mereka tersebar luas ke mana-mana. Itulah Corono yang terdiri: 7 Bapa kami dan 72 salam Maria, untuk menghormati 72 tahun, yang dianggap sebagai usia hidup Bunda Maria di dunia, dan untuk menghormati 7 sukacita yang dialami oleh Maria, yang disebut-sebut oleh orang saleh dahulu. Devosi ini kemudian dipropagandakan dengan disertai banyak mukjizat.
Rupanya penambahan 2 Salam Maria pada akhir, sehingga menjadi 72, baru pada abad ke-17
3. Mukjizat-mukjizat
P. Wadding selanjutnya mengutip ada 16 peristiwa ajaib yang dikaitkan dengan Rosario Tujuh Sukacita Maria itu. Berikut ini dua di antaranya. Di Provinsi St. Fransiskus di Assisi, ada seorang fransiskan yang terkenal, Jacobus dari Corona, karena ia mendorong banyak orang, di mana-mana, tua muda, kalangan atas dan bawah untuk berdoa Rosario dari Tujuh Sukacita Santa Perawan Maria. Manakalah ada suatu kebutuhan istimewa, ia selalu mengalami pertolongan Tuhan dengan perantaraan Bunda Maria karena berdoa Rosario Corona ini.
Pada suatu ketika, kota Barga dan Spoleto dikepung oleh tentara Neapolis. Warga kota mau menghancurkan biara fransiskan dan gereja yang terletak di luar kota, supaya tidak dimanfaatkan oleh musuh demi keuntungan mereka. Sdr. Jacobus minta kepada para anggota senat yang berjaga agar menunggu sampai ia selesai berdoa Rosario Corona. Hasilnya, musuh pergi dan biara pun selamat.
P. Wadding juga mengutip kesaksian Sdr. Bernardus dari Feltre (1439-1495) yang diberikannya di bawah sumpah tentang seorang saudara dari Provinsi St. Antonius, yang melihat mukjizat di Gereja di Verona. Mengetahui bahwa ada seorang temannya suka bersembunyi di salah satu sudut Gereja untuk berdoa Rosairo Corono, ia mengamati bahwa teman itu dikelilingi oleh sekelompok malaekat yang bersama-sama meletakkan karangan bunga mawar dan bakung emas atasnya.
4. Refleksi
Bagi bapak kita Fransiskus, Bunda Maria adalah pelindung utama Ordo. Karena itu, Bunda Maria mau membuktikan kepada para suadara dina sepanjang masa bahwa, ia tetap eksis sebagai pelindung persaudaraan ini, dengan memberikan cara yang unik dan amat bermanfaat bagi keselamatan jiwa para saudara khususnya dan kaum beriman umumnya. Sebagai pengikut bapak Fransiskus, yang berpola hidup Kristus secara lebih dekat, sejauh mana kita memberi tempat kepada Bunda Maria, bunda Kristus dalam hidup dan karya kita, mempertahankan dan menghidupkan kebiasaan saleh dengan berdoa Rosario Corona atau rosario biasa?
Jika dibandingkan dengan rosario modern, alias digit-digit HP, berlogo santa Nokia atau santo Blackberry yang tekun kita gunakan, sambil berjaga sepanjang malam, menantikan pesan-pesan mesra atau menegangkan, yang sesungguhnya adalah akal-akalan hasil khayalan kita yang menimbulkan dalam hati, hasrat seperti api dalam sekam, ulat dalam kayu yang terus mengerat kekayaan rohani, dan merubah kebiasaan saleh menjadi kebiasaan salah. Apalagi jari-jari menggulir di atas keyboard santo Tosiba atau yang lainnya, merubah segala nalar dan daya interior diri yang telah tertata sejak terciptanya kita menjadi mentalitas internet, yang tak kita sadari mencampakkan kita sampai pada undernet, bahkan lebih dari itu, membuat kita terlempar sampai ke eksternet, bukti penghambaan diri manusia terhadap teknologi modern. Ada juga yang gemar “beradorasi” di depan tabernakel baru, alias TV, yang membuat kita terbelalak atau tertidur di depannya, tanpa sadar. Sehingga menjadi tidak jelas, siapa ada di depan TV atau TV ada di depan siapa?
Masih adakah rosario di dalam saku baju atau celana kita para pengikut Fransiskan? Kenyataan, HP tidak hanya harus ada di saku baju atau celana, tapi juga di dalam saku jubah cokelat pun tak pernah ketinggalan, malah yang pertama diingat dan disiapkan, sebelum Kitab Suci dan perlengkapan liturgi lainnya. Rosario yang sebenarnya, yang merupakan tradisi saleh, yang bekembang berabad-abad lamanya, telah dianggap hanya membuat lelaki jadi perempuan, karena dari dulu para pengguna rosario itu mereka yang tak terpelajar dan umumnya para perempuan, kata para teolog dan ekseget masa kini, yang gemar mengadopsi semua dari luar untuk dijadikan miliknya, malah memaksakan supaya orang lain juga mengikuti gaya hidupnya. Tapi kalau ditanya dasar dan asal-usulnya, bingung sendiri dan membingungkan orang lain. Tidak heran kalau banyak teolog masa kini tidak tahu doa rosario, bahkan salam Maria pun tidak tahu. Bukankah itu membingungkan umat?
Untuk itu, atas nama dewan Penginjilan dan Misi, dengan segala keterbatasan kami, kami akan coba menggunakan jasa majalah kita, Duta Damai, untuk membuat renungan atas Tujuh Sukacita Bunda Maria, sebagai usaha pencerahan akan tradisi saleh ini guna dibagikan kepada para saudara yang berminat. Kami akan membuatnya dalam bentuk refleksi pada setiap terbitan, satu peristiwa! Kami yakin bahwa Roh Kudus yang membuat Bunda Maria menerima dengan penuh pasrah pada kehendak Allah, akan juga membuat para saudara yang berkehendak baik untuk menghidupkan dalam diri atau menyebarkannya kepada sesama devosi ini, juga berkarya sama ajaibnya, membuat refleksi kami yang minim, kerdil dan kurang bermakna, menjadi suatu keajaiban dalam diri dan hidup saudara, sehingga melimpah, subur segar dan bermakna. Bunda Maria pasti juga berkenan pada persembahan kita. Semoga bermanfaat bagi kita semua!

Kamis, 13 Desember 2012

Doa-Doa Kepada Malaikat



Archangels (Malaikat Agung)
Kitab Suci mencatat nama tiga malaikat yang adalah utusan utama Allah, yaitu St. Mikhael, St.Gabriel, St.Rafael.  Mereka disebut malaikat agung oleh karena peran penting mereka dalam rencana Allah. St Mikhael, yang namanya berarti, “siapa yang seperti Allah”, memimpin bala tentara malaikat yang mencampakkan setan dan para malaikat yang memberontak ke dalam neraka; pada akhir zaman, St Mikhael akan menghunus pedang keadilan guna memisahkan yang baik dari yang jahat (bdk Why 12:7dst). St Gabriel, yang namanya berarti, “kekuatan Allah” menyampaikan kabar kepada Santa Perawan Maria bahwa ia telah dipilih menjadi Bunda Sang Juruselamat (bdk Luk 1:26-38). St Rafael, yang namanya berarti “kesembuhan dari Allah”, menyembuhkan mata Tobit yang buta (bdk Tobit 5).
Para malaikat adalah juga pelindung kita. Katekismus Gereja Katolik mengajarkan, “Sejak masa anak-anak sampai pada kematiannya malaikat-malaikat mengelilingi kehidupan manusia dengan perlindungan dan doa permohonan” (No. 336).  St.  Basilius (wafat 379) menegaskan, “Seorang malaikat mendampingi setiap orang beriman sebagai pelindung dan gembala, supaya menghantarnya kepada kehidupan” (Adversus Eunomium, III, 1). Sebagian besar dari kita, semenjak kecil telah belajar mendaraskan doa sederhana kepada malaikat pelindung kita, “Malaikat Allah, pelindungku tersayang, dengan perantaraan siapa kasih Allah dinyatakan kepadaku. Sejak saat ini dampingilah aku, untuk menerangi, melindungi, memimpin dan membimbingku.” Sebagian dari para kudus dapat melihat malaikat, seperti St Petrus (Kis 12:1-19), atau melihat malaikat pelindung mereka, seperti St. Padre Pio dan St.  Elizabeth dari Hungaria.
Di samping itu, sebagai umat Katolik, kita ingat peran penting St Mikhael dalam membela kita melawan setan dan kuasa-kuasa jahat. Di penghujung abad ke-19, Paus Leo XIII (wafat 1903) mendapat penglihatan yang menubuatkan datangnya abad penderitaan dan perang. Dalam penglihatan tersebut, Tuhan mengijinkan setan memilih suatu abad di mana ia boleh melancarkan serangan-serangannya yang paling dahsyat melawan Gereja. Iblis memilih abad ke-20. Bapa Suci begitu tergerak hatinya oleh penglihatan ini hingga beliau menyusun suatu doa kepada Malaikat Agung St Mikhael, “Malaikat Agung St. Mikhael, belalah kami dalam peperangan. Jadilah pelindung kami dalam melawan segala kejahatan dan jebakan setan. Kami mohon dengan rendah hati agar Allah menaklukkannya, dan engkau, O panglima balatentara surgawi, dengan kuasa Ilahi, usirlah ke neraka setan dan semua roh jahat yang berkeliaran di seluruh dunia yang hendak menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.” Selama bertahun-tahun, doa ini didaraskan pada akhir Misa Kudus guna menumbangkan komunisme. Segenap umat beriman sepatutnya kembali berseru memohon pertolongan St Mikhael dalam memberantas kejahatan-kejahat dahsyat yang merajalela dalam dunia – aborsi, eutanasia, terorisme, pembantaian bangsa-bangsa tertentu, perkawinan sesama jenis, dan lain sebagainya.
Sebagai warga Gereja, kita menyadari peran serta para malaikat dalam kegiatan liturgi kita. Dalam Misa Kudus, pada bagian Prefasi sebelum Doa Syukur Agung, kita menggabungkan diri bersama segenap malaikat dan para kudus untuk melambungan madah pujian, “Kudus, kudus, kudus….” Dalam Doa Syukur Agung I, imam berdoa, “Allah yang Mahakuasa, utuslah malaikat-Mu yang kudus mengantar persembahan ini ke altar-Mu yang luhur.” Dalam Aklamasi Akhir Liturgi Pemakaman, imam berdoa, “Kiranya para malaikat menghantarmu ke dalam Firdaus; kiranya para martir datang menyambutmu dan membawamu ke kota suci, Yerusalem baru yang abadi.” Di samping itu, dalam penanggalan liturgi kita merayakan Pesta Para Malaikat Agung pada tanggal 29 September dan Pesta Para Malaikat Pelindung pada tanggal 2 Oktober.
Dalam doa-doa dan aktivitas harian kita, sepatutnyalah kita ingat akan para utusan Allah ini yang oleh karena kasih-Nya melindungi hidup kita dari malapetaka dan membimbing kita di jalan keselamatan.

Doa melawan kekuatan kegelapan

DOA-DOA PERMOHONAN PRIBADI

Dalam pergulatan melawan kekuatan kegelapan.

1). Ya Tuhan Allah, kasihanilah aku, hamba-Mu.
Aku ini bagaikan wadah tak berguna
Karena banyaknya mereka yang menghadang aku.
Renggutlah dan bebaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku,
Dan bantulah aku, carilah aku yang hilang,
Baharuilah aku bagi-Mu bila sudah Kautemukan,
Janganlah tinggalkan daku bila sudah Kaupulihkan kembali,
Supaya dengan demikian aku selalu berkenan kepada-Mu,
Sebab aku mengetahui bahwa Engkau telah menebus aku dengan kuasa-Mu.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
2). Allah yang Mahakuasa,
Engkau memberikan tempat kediaman
Bagi orang yang ditinggalkan sendirian.
Engkau menghantar orang yang terbelenggu ke dalam kesejahteraan.
Pandanglah aku yang bersengsara
Dan bangkitlah menolong aku.
Kalahkanlah musuh yang amat jahat itu.
Semoga aku menjadi bebas dan tenang dalam Dikau,
Bila lawan yang sekarang dekat padaku, sudah dikalahkan.
Dan bila aku telah pulih kembali, aku dapat berbakti kepada-Mu dengan tenang.
Aku akan memuji-muji Engkau yang begitu mengagumkan
Karena selalu menguatkan umat-Mu terkasih.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
3). Allah, Pencipta dan Pembela umat manusia,
Engkau telah menciptakan manusia menurut citra-Mu
Dan menciptakannya kembali lebih indah lagi
Berkat rahmat pembaptisan.
Pandanglah aku, hamba-Mu
Kabulkanlah permohonan-permohonanku.
Aku mohon, semoga terbitlah dalam hatiku kemuliaan-Mu yang cemerlang,
Agar segala yang menakutkan, segala kecemasan dan kekawatiran dilenyapkan
Sehingga bersama dengan saudara-saudaraku
Aku dapat memuji Engkau di dalam Gereja-Mu.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
4). Allah yang berbelaskasih dan mahabaik,
Engkau telah menghendaki
Putra-Mu menanggung derita di kayu salib bagi kami,
Untuk melenyapkan dari kami kekuasaan musuh.
Pandanglah dengan murah hati aku yang hina dan menderita ini.
Aku mohon, sudilah Engkau menangkis serangan si jahat
Dan melimpahkan rahmat berkat-Mu kepadaku,
Yang telah Engkau baharui dalam bejana pembaptisan.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
5). Allah, Engkau menghendaki aku menjadi putra/i cahaya
Berkat rahmat yang mengangkat aku menjadi anak-Mu.
Aku mohon, sudilah memulihkan daku dengan kekuatan-Mu,
Agar aku tidak diliputi kegelapan setan,
Tetapi tetap dapat bercahaya cemerlang
Dalam kebebasan dan sukacita
Yang telah kuterima dari-pada-Mu.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
6). Doa-Doa kepada Tritunggal Mahakudus:
Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
Hanya bagi Allah, hormat dan kemuliaan.
Terberkatilah Bapa dan Putra bersama dengan Roh Kudus;
Kami memuji dan memuliakan Dikau, Tritunggal mahakudus, selama-lamanya.
Kami berseru kepada-Mu, kami memuji dan menyembah Dikau,
Ya Tritunggal yang terberkati.
Engkaulah tumpuan harapan kami, keselamatan kami dan kehormatan kami.
Bebaskanlah aku, selamatkanlah aku, hidupkanlah aku kembali.
Ya Tritunggal yang terpuji.
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah Mahakuasa,
Yang telah ada, kini ada dan akan datang.
Bagi-Mulah hormat dan kuasa, ya Tritunggal yang terpuji,
Bagi-Mulah kemuliaan dan kekuasaan selama-lamanya.
Kepada-Mu pujian dan kemuliaan, kepada-Mulah segala ucapan syukur
Sepanjang masa, ya Tritunggal yang terpuji.
Ya Allah kudus, kuat dan kudus, kuat dan abadi, kasihanilah aku.
7). Doa-Doa kepada Yesus Kristus, Tuhan kita:
a.
Yesus, Putra Allah yang hidup,                      kasihanilah kami.
Yesus, Citra Bapa,
Yesus, Kebijaksanaan kekal,
Yesus, kecemerlangan Cahaya abadi,
Yesus, Sabda Kehidupan,
Yesus, Putra prawan Maria,
Yesus, Allah dan manusia,
Yesus, Imam agung,
Yesus, Bentara Kerajaan Allah,
Yesus, Jalan, Kebenaran dan Hidup,
Yesus, Roti Kehidupan,
Yesus, Pokok Anggur sejati,
Yesus, saudara kaum miskin dan papa,
Yesus, sahabat orang-orang berdosa,
Yesus, tabib jiwa dan badan,
Yesus, Keselamatan bagi orang-orang yang tertindas,
Yesus, Penghiburan bagi orang-orang yang terlantar,
Engkau yang telah datang ke dunia kasihanilah kami.
Engkau yang telah membebaskan orang-orang terbelenggu dari setan,
Engkau yang telah bergantung di kayu salib,
Engkau yang telah wafat untuk kami,
Engkau yang telah dimakamkan,
Engkau yang telah turun ke alam maut,
Engkau yang telah bangkit dari kematian,
Engkau yang telah naik ke surga,
Engkau yang telah mengutus Roh Kudus kepada para rasul,
Engkau yang duduk di sisi kanan Bapa,
Engkau yang akan datang mengadili orang hidup dan mati,
b.
Karena penjelmaan-Mu,                                    bebaskanlah kami, ya Tuhan.
Karena kelahiran-Mu,
Karena pembaptisan dan puasa-Mu yang suci,
Karena salib dan penderitaan-Mu,
Karena wafat dan pemakaman-Mu,
Karena kebangkitan-Mu yang suci,
Karena kenaikan-Mu yang mengagumkan,
Karena pencurahan Roh Kudus,
Karena kedatangan-Mu yang mulia,
c.
Ketika Salib disebut, setiap orang membuat tanda salib pada diri sendiri.
Selamatkanlah aku, ya Kristus Penyelamat, berkat daya kekuatan Salib +
Engkau yang telah menyelamatkan Petrus dari dalam air.
Dengan tanda Salib +
Bebaskanlah kami dari musuh-musuh kami, ya Allah kami.
Dengan Salib-Mu + ya Kristus Penyelamat, selamatkanlah kami,
Sebab Engkau telah membinasakan kematian kami berkat wafat-Mu
Dan telah memulihkan kehidupan kami berkat kebangkitan-Mu.
Kami menyembah Salib-Mu + ya Tuhan,
Kami mengenang lagi penderitaan-Mu yang mulia;
Engkau yang telah menderita bagi kami, kasihanilah kami,
Kami menyembah Engkau, ya Kristus dan memuji Dikau,
Sebab dengan Salib-Mu + Engkau telah menebus dunia.
8). Doa-Doa kepada Santa Perawan Maria:
Ke bawah perlindunganmu kami berlari,
Bunda Allah yang suci;
Janganlah menolak doa permohonan kami dalam kesesakan,
Namun bebaskanlah kami selalu
Dari segala mara bahaya,
Prawan yang mulia dan terberkati.
Penghibur dalam kesusahan, doakanlah kami.
Penolong orang Kristen, doakanlah kami.
Perkenankanlah aku memuji dikau, ya Perawan tersuci;
Berikanlah daku kekuatan untuk melawan musuh-musuhmu.
Ibuku, tumpuan harapanku.
Maria, perawan dan bunda Allah,
Doakanlah aku pada Yesus, Putramu.
Ya ratu dunia yang termulia,
Ya Maria, perawan abadi,
Mohonkanlah damai dan keselamatan bagi kami,
Sebab engkau telah melahirkan Kristus Tuhan,
Penyelamat bagi semua orang.
Maria, Bunda rahmat, Bunda belaskasihan,
Lindungilah kami dari musuh,
Terimalah kami pada saat kematian kami.
Bantulah aku, ya perawan Maria yang tersuci,
Dalam segala mara bahaya, kegelisahan dan kesesakanku.
Bebaskanlah aku dari segala kejahatan,
Serta dari bahaya bagi jiwa dan badan,
Berkat kekuatan dari Puteramu terkasih.
Tunjukkanlah ya prawan Maria yang tersuci,
Apa yang telah terdengar segala masa,
Engkau sebagai tempat berlindung bagi yang mencari,
Bantuan bagi yang berseru kepadamu,
Sokongan bagi orang terlantar yang meminta.
Terdorong oleh keyakinan hati,
Aku bergegas datang kepadamu, ya Bunda, perawan segala perawan;
Aku pendosa, berdiri di hadapanmu dengan menangis.
Janganlah mengabaikan kata-kataku, ya Bunda Sang Sabda,
Tetapi dengarkanlah dengan murah hati dan kabulkanlah permohonanku.
9). Doa-Doa kepada Santo Mikael, Malaikat Agung:
Santo Mikael, malaikat agung,
Belalah kami dalam pertempuran;
Melawan kejahatan dan lindungilah kami dari tipu muslihat setan.
Semoga Allah memberi perintah kepadanya, maka kami mohon:
Engkau, Pemimpin balatentara surga,
Enyahkanlah setan dan roh-roh jahat lainnya ke dalam neraka
Dengan kekuatan ilahi,
Sebab mereka mengembara di dunia ini
Untuk mencelakakan jiwa-jiwa. Amin.
10). Doa-Doa Litani :
Tuhan, kasihanilah kami.
Kristus, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
Santa Maria, Bunda Allah                         doakanlah kami / aku.
Santo Mikael,
Santo Gariel,
Santo Rafael,
Para malaikat pelindung yang suci,
Santo Yohanes Pembaptis,
Santo Yosef,
Santo Petrus,
Santo Paulus,
Santo Yohanes,
Semua rasul-rasul yang suci,
Santa Maria Magdalena,
Dapat ditambahkan para kudus lainnya.
Dari segala kejahatan,                             bebaskanlah kami / aku, ya Tuhan.
Dari segala dosa,
Dari tipu muslihat setan,
Dari kematian kekal,
Kristus, dengarkanlah kami / aku.
Kristus, kabulkanlah doa kami / ku.
Sumber: De Exorcismis et supplicationibus quibusdam, Vatican, 1999
 Sumber: http://katolisitas.org/5947/doa-melawan-kekuatan-kegelapan

Para Malaikat Agung: Mikhael, Gabriel, dan Rafael

Dalam Syahadat Para Rasul kita meyakini bahwa Tuhan Allah menciptakan Langit dan Bumi, yang masing-masing dilengkapi dengan segala isinya. Langit atau Surga dihuni oleh Tuhan Allah beserta pada malaikat-Nya. Mereka adalah para sahabat Tuhan Allah. Para pemimpinnya disebut sebagai Malaikat Agung, di antaranya ada Mikhael, Gabariel, dan Rafael. Selain itu, konon, masih ada satu malaikat yang berwajah tampan, elok, dan gagah perkasa, yang oleh teman-temannya diberi nama Lucifer.
Suatu ketika, kesombongan menghinggapi Lucifer, yang merasa ingin menyamai Tuhan Allah, penciptanya. Berbagai usaha dilakukannya untuk mewujudkan keinginan dan ambisinya itu. Ia membangun kekuatan untuk melawan Tuhan Allahnya sendiri dengan kekuatan yang tidak kepalang tanggung. Lucifer bersama para malaikat pengikutnya melakukan pemberontakan besar-besaran.
Tuhan Allah memanggil Malaikat Agung Mikhael dan memerintahkannya agar membentuk pasukan balatentara surga untuk menghadapi para malaikat pemberontak yang dipimpin oleh Lucifer. Dalam pertempuran besar di Surga itu, Lucifer berhasil dikalahkan oleh balatentara surga yang dipimpin oleh Malaikat Mikhael. Lucifer dan para pengikutnya diusir dan dibuang ke bawah, ke sebuah tempat yang disebut neraka.
Pintu Surga tertutup bagi mereka untuk selama-lamanya. Kemenangan besar diraih oleh Balatentara Surga. Namun, apakah Lucifer menyerah karena kekalahan ini?
Lucifer adalah personifikasi kuasa kegelapan, kuasa jahat, iblis, meskipun pada awalnya mengandung makna positif. Dalam bahasa latin, lux-lucis berarti ‘cahaya’, dan ferre bermakna ‘membawa’. Lucifer awalnya adalah si Pembaca Cahaya, atau dikenal dengan istilah Putera Fajar, Bintang Fajar.
Konsep tentang Lucifer ini mengalami pengayaan makna, terutama dalam karya-karya sastra Dante, penyair Italia yang hidup pada abad pertengahan. Lucifer menjadi setan, iblis, kuasa jahat dan kegelapan. Dalam alkitab versi King James, nama Lucifer dimunculkan dalam Yesaya 14:12 untuk menyebut ‘setan’, si Putera Fajar yang jatuh dari langit (surga) dan dicampakkan ke bumi.
Kita kembali ke pertanyaan, ‘menyerahkah Lucifer karena kekalahan dalam peperangan di Surga itu?’ Dalam Injil diperlihatkan bagaimana Lucifer tak pernah menyerah. Setelah gagal mencobai Yesus di padang gurun, ia mundur…dan menunggu waktu yang baik (Lk 4:13). Lucifer, si malaikat agung yang telah tercampakkan itu, beserta para pengikutnya tak pernah berhenti membujuk manusia agar bergabung bersamanya, memperbesar kekuasaan kegelapannya.
MALAIKAT MIKHAEL
Mikhael adalah Panglima Perang Balatentara Surgawi. Namanya berarti “Siapa dapat menyamai Tuhan?”, yang mengingatkan kita pada pertempuran dahsyat balatentara surgawi melawan pemberontakan Lucifer, si raja iblis, yang berambisi ingin menyamai Tuhan Allah.
Malaikat Mikhael beberapa kali ditampilkan dalam Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Dalam Kitab Daniel bab 10 dikisahkan bagaimana Mikhael menenangkan hati Daniel setelah Daniel memperoleh suatu penglihatan. Mikhael berjanji untuk menjadi penolongnya dalam segala hal. Dalam Kitab Daniel bab 12, Mikhael disebut sebagai “pemimpin besar yang akan mendampingi anak-anak bangsa pilihan Tuhan.” Dalam Kitab Yudas ayat 9 diceriterakan bagaimana Mikhael bertengkar dengan iblis mengenai mayat Musa.
Dalam Kitab Wahyu bab 12, Yohanes menggambarkan pertempuran besar di surga di mana Mikhael berhasil menghalau para malaikat yang memberontak dari surga. Peranan Malaikat Mikhael dalam Kitab Wahyu ini mungkin saja menjadi sumber inspirasi kisah pertempuran di Surga antara Lucifer dan kawan-kawannya melawan balatentara surga lainnya yang dipimpin oleh Mikhael.
Gereja memohon pertolongan Santo Mikhael bagi orang-orang yang akan menghadapi ajalnya, untuk mengantar jiwa-jiwa dari api penyucian menuju Surga.
Malaikat Mikhael juga menjadi pembela kaum beriman dalam menghadapi serangan musuh-musuhnya, menjadi pembela Gereja dalam penganiayaan, godaan, dan perpecahan. Kaum beriman mengharapkan kekuatan melalui pendampingan dari Malaikat Agung Santo Mikhael melalui doa:
“Santo Mikhael, Malaikat Agung,
Belalah kami pada hari pertempuran
Jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan jebakan si jahat.
Dengan rendah hati kami mohon kiranya Allah menghardiknya.
Dan semoga engkau, hai Panglima Balatentara Surga,
dengan kuasa Allah, mencampakkan ke dalam neraka
setan dan semua roh jahat yang berkeliaran di dunia
hendak membinasakan jiwa-jiwa. Amin.
(lihat Doa & Ibadat Harian Pekerja, Tim Penerbit OBOR, didoakan setiap hari Selasa)
MALAIKAT GABRIEL
Gabriel, yang lazim disebut juga ‘Jibrail’ berarti ‘Kekuatan Allah.’ Dalam tradisi Kristen malaikat agung ini dikenal sebagai ‘pembawa kabar gembira’ dari Tuhan kepada manusia. Peranannya sebagai pelayan dan utusan Allah sudah dikenal umat Allah semenjak masa Perjanjian Lama.
Dalam Perjanjian Lama, peranan Malaikat Gabriel diperlihatkan oleh Nabi Daniel (Dan 8: 16-18; 9: 21-23). Sedangkan Perjanjian Baru menampilkan Gabriel sebagai “pembawa kabar gembira” dari Allah kepada Zakaria (Luk 1: 11-20) dan memuncak dalam kisah kunjungannya kepada Bunda Maria (Luk 1: 26-38).
Melalui penggambaran dalam Alkitab, kita diingatkan tentang peran penting Malaikat Agung Santo Gabriel ini sebagai utusan Allah yang menyampaikan warta keselamatan dari Allah bagi umat-Nya. Ia memberi penerangan Ilahi kepada manusia, sehingga terbukalah budi dan hati manusia untuk memahami dan meyakini kehendak Allah.
Peranannya yang begitu istimewa untuk menjadi pewarta ”kabar baik” telah membuat Gereja menghormatinya sebagai pelindung karyawan media massa, yang pestanya dirayakan setiap tanggal 29 September dalam Pesta Para Malaikat Agung.
MALAIKAT RAFAEL
Rafael berarti “Tuhan menyembuhkan”. Namanya banyak disebut dalam Kitab Tobit bab 4-12, di mana dikisahkan Rafael menyamar sebagai manusia untuk menemani seorang pemuda bernama Tobia dalam perjalanannya ke negeri Media. Malaikat Rafael juga memberikan obat kepada kepada Tobia guna menyembuhkan mata Tobit, ayahnya yang buta, serta membebaskan Sara, puteri Raguel, dari gangguan roh jahat.
Gereja memperkenalkan Malaikat Rafael karena mengikuti tradisi suci dalam Kitab Tobit, yang memperlihatkan bagaimana Rafael memperkenalkan dirinya sebagai Malaikat Tuhan, “Aku ini Rafael, satu dari ketujuh malaikat yang melayani di hadapan Tuhan yang mulia… (Tob 12:15-22)”.
PENUTUP 
Pesta Malaikat Agung St. Mikhael, St. Gabriel dan St. Rafael dirayakan oleh Gereja setiap tanggal 29 September.
Malaikat adalah bukti cinta kasih Allah kepada seluruh umat-Nya. Allah tak akan membiarkan satupun umat-nya hilang, sehingga ia menugaskan para malaikat-Nya mendampingi hidup umat-Nya.
Para Malaikat Agung adalah pemimpin, penghulu para malaikat. Tradisi Suci hanya memperkenalkan 3 nama dari ketujuh penghulu para malaikat Tuhan, yaitu Mikhael, Gabriel, dan Rafael.
Tradisi Suci ini sekaligus ingin memperlihatkan kepada kita betapa agungnya karya ciptaan Tuhan Semesta Alam. Keagungan-Nya begitu dahsyat dan luar biasa, bahkan melampaui batas kemampuan nalar manusia. Dalam kebiasaan masyarakat tertentu, ada usaha menambahkan nama-nama bagi ketujuh penghulu malaikat itu dengan cara tradisi mereka sendiri.
Suatu sore yang dingin karena hujan mengguyur Jakarta
hari selasa, tanggal terakhir bulan Maret 2009,
saat devosi kepada Malaikat Agung Santo Mikhael biasa diungkapkan
Dari kehangatan OBOR,
Agustinus Surianto Himawan, Pr
Sumber:
1. Orang Kudus Sepanjang Tahun (Penerbit OBOR, Jakarta)
2. Doa & Ibadat Harian Pekerja (Penerbit OBOR, Jakarta)
3. Yesaya (situs rohani melalui internet)
4. Leaflet 3 Malaikat Agung (Toko Rohani OBOR)
Patung Para Malaikat Agung Mikhael, Gabriel dan Rafael seperti pada gambar diatas bisa di dapat di Toko Buku Obor Jl Gunung Sahari Raya 91 telp : 021 – 4222396 (hunting) Jakarta – klik Facebook

Para Malaikat Agung Allah



PERTEMPURAN BESAR DI SURGA
29 September-M.A. St. Mikhael, St. Gabriel & St. Rafael Para Malaikat Agung Allah

Suatu ketika, pada Permulaan Penciptaan, terjadilah suatu Pertempuran Besar di Surga. Beginilah kisahnya:
  Tuhan menciptakan Surga dan Bumi dan semua malaikat dan para pemimpin malaikat yang disebut Malaikat Agung. Para Malaikat Agung adalah sahabat Tuhan. Mereka Bercahaya dan Gagah serta Perkasa. Termasuk di antara para malaikat agung adalah Gabriel, Rafael dan Mikhael. Selain mereka ada juga Lucifer. Lucifer sangatlah elok hingga para malaikat menyebutnya Putera Fajar.

Para malaikat berbahagia karena mereka bersama-sama dengan Allah dan mereka semua mengasihi-Nya. Kemudian, pada suatu hari Lucifer berkata kepada dirinya sendiri: “Mengapa harus Tuhan yang paling berkuasa di Surga? Mengapa bukan aku? Aku bisa terbang dan berubah wujud, aku elok serta gagah perkasa. Sesungguhnya aku ini sama pentingnya dengan Tuhan. Mulai sekarang aku tidak lagi akan melakukan perintah-Nya. Aku akan melawan-Nya dan Surga akan menjadi milikku!”

Maka, Lucifer pergi berkeliling Surga dan ia mengumpulkan banyak malaikat yang juga tidak suka dianggap kurang penting dibanding Tuhan hingga terbentuklah suatu pasukan yang besar. Pasukan para malaikat itu menuju Tahta Allah dan berkata dengan sombongnya: “Kami ini sama pentingnya dengan Engkau. Mengapa harus Engkau yang menjadi Raja atas Surga dan atas kami? Kami ini Gagah perkasa dan Elok dan penuh Kebanggaan diri. Kami akan bertempur melawan Engkau untuk merebut Kerajaan Surga.”

Tuhan memandang mereka, dan kemudian Ia berkata: “Lucifer, Aku menganggapmu sebagai seorang sahabat, dan Aku percaya kepadamu. Bertindaklah bijaksana, coba pikirkan apa yang hendak engkau lakukan ini.” “Aku sudah memikirkannya,” kata Lucifer, “dan lebih baik aku tidak tinggal di surga sama sekali daripada Engkau harus menjadi Rajaku, demikian juga pendapat para malaikat yang lain!” Dan di belakangnya seluruh para malaikat yang memberontak berseru dengan suara lantang: “Kami berpihak pada Lucifer! Hidup Lucifer! Biarlah ia yang memerintah atas kami di Surga! KAMI TIDAK MENGHENDAKI TUHAN!” “Baiklah,” kata Tuhan, “jika kalian tidak menghendaki Aku. Tetapi, jika kalian hendak menguasai Surga, kalian boleh mencobanya jika kalian mau.” Kemudian, Tuhan memanggil Malaikat Agung Mikhael dan memerintahkannya untuk membentuk Pasukan Balatentara Surgawi yang berada di pihak Tuhan.

Maka terjadilah Pertempuran Besar di Surga antara Mikhael dan para malaikatnya melawan Lucifer. Lucifer berperang, dan para malaikatnya juga berperang, tetapi mereka TIDAK DAPAT menang. Mikhael menghalau Lucifer dari Surga dan Lucifer jatuh ke bawah dan ke bawah dan ke bawah hingga ke neraka. Semua malaikat pengikutnya dihalau juga bersama dengan Lucifer. Pintu Surga kemudian ditutup. Sorak-sorai terdengar membahana dari pihak Balatentara Surgawi yang dipimpin oleh Mikhael: “Surga telah menang! Bersoraklah dan bergiranglah, hai seluruh malaikat Allah! Allah yang Maha Baik selalu menang!”

Jadi, sekarang kalian tahu mengapa kita mengatakan dalam doa kita, “Malaikat Agung St. Mikhael, lindungilah kami dalam peperangan,” karena ia adalah Panglima Perang Balatentara Surgawi.

Tetapi, apa yang kemudian terjadi pada Lucifer dan para malaikat yang memberontak? Lucifer amat marah dan berang atas kekalahannya dalam Pertempuran melawan Tuhan. Tidak akan pernah ia melupakannya. Lucifer tidak pernah lagi diperkenankan masuk ke dalam Surga untuk selama-lamanya. Jadi, karena Dendam yang mendalam, ia melakukan apa saja untuk membalas Tuhan.

Yang paling mengerikan dari Lucifer adalah rasa IRI-nya. Siapa yang menurutmu ia cemburui? Kita! Mengapa? Karena ketika Tuhan Yesus disalibkan, Ia membuka Kerajaan Surga bagi kita agar kita dapat masuk ke dalamnya! Jadi Lucifer, yang nama lainnya ialah Setan, atau Iblis, amat murka karena kita yang hanyalah Orang Biasa diperkenankan masuk ke dalam Surga, sedangkan ia, seorang malaikat Agung, tidak. Jadi, ia dan para malaikatnya (para iblis) selalu dan selalu berusaha untuk mencegah kita masuk ke dalam Surga. Para iblis merayu kita dengan pikiran-pikiran jahat, membujuk kita melakukan perbuatan-perbuatan dosa, semuanya untuk melukai hati Tuhan.

Jadi, kapan saja kalian berniat untuk melakukan atau mengatakan sesuatu yang jahat, ingatlah akan Pertempuran besar di Surga. Ingatlah bahwa Lucifer sedang berusaha menghasut kalian untuk berada di pihaknya. Jika kamu membatalkan niat jahatmu itu, kalian telah menang dan berada di pihak Tuhan.

MALAIKAT AGUNG ST. MIKHAEL

St. Mikhael adalah Panglima Perang Balatentara Surgawi. Namanya berarti "Siapa dapat menyamai Tuhan?" yaitu pertempuran dahsyat bala tentara surgawi melawan pemberontakan Lucifer, si raja iblis.

St. Mikhael beberapa kali ditampilkan dalam Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Dalam Kitab Daniel bab 10 dikisahkan bagaimana Mikhael menenangkan hati Daniel setelah Daniel memperoleh suatu penglihatan. Mikhael berjanji untuk menjadi penolongnya dalam segala hal. Dalam Kitab Daniel bab 12, Mikhael disebut sebagai “pemimpin besar yang akan mendampingi anak-anak bangsa pilihan Tuhan.” Dalam Kitab Yudas ayat 9 diceriterakan bagaimana Mikhael bertengkar dengan iblis mengenai mayat Musa. Dalam Kitab Wahyu bab 12, Yohanes menggambarkan pertempuran besar di surga di mana Mikhael berhasil menghalau para malaikat yang memberontak dari surga. Oleh karena kemenangannya itu, Gereja Katolik mengangkatnya sebagai Pelindung Gereja. Malaikat Agung St. Mikhael biasa dilukiskan berpakaian baju baja, membawa tombak dan kakinya menginjak leher seekor naga.

Gereja memohon pertolongannya bagi orang-orang yang menghadapi ajal, perlindungan dalam peperangan, pengakuan dosa, dan menghantar jiwa-jiwa dari api penyucian menuju surga. St. Mikhael kelak akan menjadi pelindung orang-orang Kristen pada masa anti-Kristus.

Mari kita mohon pertolongan Malaikat Agung Santo Mikhael:


"Malaikat Agung St. Mikhael, belalah kami dalam peperangan. Jadilah pelindung kami dalam melawan segala kejahatan dan jebakan setan. Kami mohon dengan rendah hati agar Allah menaklukkannya, dan engkau, O panglima balatentara surgawi, dengan kuasa Ilahi, usirlah ke neraka setan dan semua roh jahat yang berkeliaran di seluruh dunia yang hendak menghancurkan jiwa-jiwa. Amin."


MALAIKAT AGUNG ST. GABRIEL

Gabriel berarti “Tuhan kemenanganku”. St. Gabriel dianggap sebagai utusan khusus untuk menyampaikan pesan-pesan Tuhan kepada manusia. Namanya dicatat dalam Kitab Daniel 8:16; 9:21 sebagai utusan untuk menjelaskan penglihatan-penglihatan yang diperoleh Daniel. Dalam Injil Lukas, dikisahkan Gabriel menyampaikan berita kelahiran Yohanes Pembaptis kepada Zakharia serta menyampaikan kabar sukacita kelahiran Yesus, Tuhan dan Penyelamat kita, kepada Bunda Maria.


MALAIKAT AGUNG ST. RAFAEL

Rafael berarti “Tuhan menyembuhkan”. Namanya disebutkan dalam Kitab Tobit, di mana dikisahkan Rafael menyamar sebagai manusia untuk menemani seorang pemuda bernama Tobia dalam suatu tugas serta memberikan obat kepadanya guna menyembuhkan mata ayahnya yang buta.


Pesta Malaikat Agung St. Mikhael, St. Gabriel dan St. Rafael dirayakan oleh Gereja setiap tanggal 29 September. Dalam pesta para malaikat ini kita memanjatkan puji syukur kepada Tuhan atas demikian banyak cara yang dilakukan Tuhan untuk melindungi dan memelihara kita. Kita juga diingatkan akan kekayaan dan keanekaragaman karya ciptaan Tuhan yang melebihi batas pengetahuan kita.


Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “disarikan dan diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya
Sebelumnya: Nderek Yesus
Selanjutnya : Dimana Hukum Cinta Kasihmu

Selasa, 11 Desember 2012

Doa Kerendahan Hati

Doa Kerendahan Hati

DOA HARIAN ORANG KATOLIK

DOA HARIAN ORANG KATOLIK

1. TANDA SALIB
Dengan tanda kemenangan Kristus kita membuka dan menutup doa kita sebagai orang Katolik. Atas nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Amin
2. KEMULIAAN
Kita memberi hormat kepada Allah Tritunggal. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.
3. TERPUJILAH
Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yusuf, sekarang dan selama-lamanya. Amin.
4. BAPA KAMI Bapa kami yang ada di dalam Surga, Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah kerajaan-Mu, Jadilah kehendak-Mu, Diatas bumi seperti didalam Surga, Berilah kami rezeki pada hari ini, Dan ampunilah kesalahan kami, Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan, Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. (Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya. Amin.) (Matius 6:9-13)
5. SALAM MARIA Salam Maria, penuh rahmat, TUHAN sertamu, terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan waktu kami mati. Amin (Lukas 1:42)
6. TUHAN KASIHANILAH KAMI
Tuhan kasihanilah kami; Kristus kasihanilah kami; Tuhan kasihanilah kami.
7. SYAHADAT PARA RASUL (AKU PERCAYA)
Aku percaya akan Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi; dan akan Yesus Kristus Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria; yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan; yang turun ke tempat penantian pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati; yang naik ke Surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa; dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.
8. PERISTIWA-PERISTIWA ROSARIO
Peristiwa-peristiwa Gembira (Senin, Sabtu), khususnya selama Masa Adven dan Natal
1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Lukas 1:26-38).
2. Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya (Lukas 1:39-45).
3. Yesus dilahirkan di Bethlehem (Lukas 2:1-7).
4. Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Lukas 2:22-40).
5. Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Lukas 2:41-52).
Peristiwa-peristiwa Sedih (Selasa, Jumat), khususnya selama Masa Prapaskah dan tiap hari Jumat
1. Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut (Lukas 22:39-46).
2. Yesus didera (Yohanes 19:1). 3. Yesus dimahkotai duri (Yohanes 19:2-3).
4. Yesus memanggul salib-Nya (ke Gunung Kalvari) (Lukas 22:26-32).
5. Yesus wafat di salib (Lukas 23:44-49).
Peristiwa-peristiwa Mulia (Minggu, Rabu), khususnya selama Masa Paskah dan tiap hari Minggu
1. Yesus bangkit dari kematian (Lukas 21:1-12).
2. Yesus naik ke surga (Lukas 24:50-53).
3. Roh Kudus turun atas para Rasul (Kisah 2:1-13).
4. Maria diangkat ke surga (1 Korintus 15:23).
5. Maria dimahkotai di surga (Wahyu 12:1).
Peristiwa-peristiwa Terang (Kamis)
1. Yesus di baptis di sungai Yordan (Matius 3:16-17)
2. Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana (Yohanes 2:11)
3. Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan (Matius 4:17-23)
4. Yesus menampakan kemuliaan-Nya (Matius 17:2-5)
5. Yesus menetapkan Ekaristi (Markus 14:22-24)
TATA CARA BERDOA ROSARIO:
1. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
2. Syahadat Para Rasul
3. Bapa Kami
4. Salam Putri Allah Bapa. -> Salam Maria
5. Salam Bunda Allah Putra. -> Salam Maria
6. Salam Mempelai Roh Kudus. -> Salam Maria
7. Kemuliaan
8. Terpujilah
9. Peristiwa Pertama
10. Bapa Kami
11. Salam Maria (10 kali)
12. Kemuliaan
13. Terpujilah
14. Ya Yesus
15. Peristiwa Kedua
16. Bapa kami
17. Salam Maria (10 kali)
18. Kemuliaan
19. Terpujilah
20. Ya Yesus
21. Peristiwa Ketiga
22. Bapa kami
23. Salam Maria (10 kali)
25. Kemuliaan
26. Terpujilah
27. Ya Yesus
28. Peristiwa Keempat
29. Bapa kami
30. Salam Maria (10 kali)
31. Kemuliaan
32. Terpujilah
33. Ya Yesus
34. Peristiwa Kelima
35. Bapa kami
36. Salam Maria (10 kali)
37. Kemuliaan
38. Terpujilah
9. DOA KORONKA
Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
Bapa Kami.
Salam Maria.
Aku Percaya.
Pada manik besar (Bapa Kami) didoakan: Bapa yang kekal kupersembahkan kepada-Mu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Keilahian Putra-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia.
Pada setiap sepuluhan manik kecil (Salam Maria) didoakan: Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia.
Allah yang Kudus, Kudus dan Berkuasa, Kudus dan Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin.
Allah yang Kudus, Kudus dan Berkuasa, Kudus dan Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin.
Allah yang Kudus, Kudus dan Berkuasa, Kudus dan Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin.
10. SALAM YA RATU
Salam Ya Ratu, Bunda yang rahim, kehidupan, penghiburan dan pengharapan kami. Salam, kami orang buangan, anak hawa berseru kepadamu. Kepadamu kami mohon dengan keluh kesah di lembah kedukaan ini. Maka tunjukkanlah kepada kami, Yesus buah tubuhmu yang terpuji. Ya Maria. Perawan yang murah hati, penuh kasih sayang dan manis. Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah. Supaya kami dapat menikmati janji Kristus
11. LITANI SANTA PERAWAN MARIA (LITANI LORETO)
Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami. Kristus, kabulkanlah doa kami.
Allah Bapa di Surga, kasihanilah kami.
Allah Putra, Penebus Dunia, kasihanilah kami.
Allah Roh Kudus, kasihanilah kami.
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa, kasihanilah kami.
Santa Maria, doakanlah kami.
Santa Bunda Allah, doakanlah kami.
Santa Perawan Termulia, doakanlah kami.
Bunda Kristus, doakanlah kami.
Bunda Rahmat Ilahi, doakanlah kami.
Bunda Yang Tersuci, doakanlah kami.
Bunda Yang Termurni, doakanlah kami.
Bunda Yang Tetap Perawan, doakanlah kami.
Bunda Yang Tak Bercela, doakanlah kami.
Bunda Yang Patut Dicintai, doakanlah kami.
Bunda Yang Patut Dikagumi, doakanlah kami.
Bunda Penasehat Yang Baik, doakanlah kami.
Bunda Pencipta, doakanlah kami.
Bunda Penebus, doakanlah kami.
Perawan Yang Amat Bijaksana, doakanlah kami.
Perawan Yang Harus Dihormati, doakanlah kami.
Perawan Yang Berkuasa, doakanlah kami.
Perawan Yang Murah Hati, doakanlah kami.
Perawan Yang Setia, doakanlah kami.
Cermin Kekudusan, doakanlah kami.
Tahta Kebijaksanaan, doakanlah kami.
Bejana Rohani, doakanlah kami.
Bejana Yang Patut Dihormati, doakanlah kami.
Bejana Kebaktian Yang Utama, doakanlah kami.
Bunga Mawar Yang Gaib, doakanlah kami.
Benteng Daud, doakanlah kami.
Benteng Gading, doakanlah kami.
Rumah Kencana, doakanlah kami.
Tabut Perjanjian, doakanlah kami.
Pintu Surga doakanlah kami.
Bintang Timur, doakanlah kami.
Keselamatan Orang Sakit, doakanlah kami.
Perlindungan Orang Berdosa, doakanlah kami.
Penghibur Orang Berdukacita, doakanlah kami.
Pertolongan Orang Kristen, doakanlah kami.
Ratu Para Malaikat, doakanlah kami.
Ratu Para Bapa Bangsa, doakanlah kami.
Ratu Para Nabi, doakanlah kami.
Ratu Para Rasul, doakanlah kami.
Ratu Para Martir, doakanlah kami.
Ratu Para Pengaku Iman, doakanlah kami.
Ratu Para Perawan, doakanlah kami.
Ratu Para Orang Kudus, doakanlah kami.
Ratu Yang Terkandung Dengan Tiada Bernoda Asal, doakanlah kami.
Ratu Yang Diangkat Ke Surga, doakanlah kami.
Ratu Rosari Yang Amat Suci, doakanlah kami.
Ratu Pencinta Damai, doakanlah kami.
Ratu Para Keluarga, doakanlah kami.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia, sayangilah kami.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia, kasihanilah kami.
Kami mengungsi pada perlindunganmu, Ya Maria Bunda Allah.
Jangan kau abaikan permohonan kami,
tetapi bebaskanlah kami dari segala bahaya, wahai perawan yang mulia dan terpuji.
Marilah kita berdoa:
Ya Tuhan, Putra-Mu yang tunggal, dengan hidup, kematian serta kebangkitan-Nya, telah memperoleh kebahagiaan kekal bagi kami. Kami mohon, semoga dalam merenungkan peristiwa-peristiwa doa rosario suci Santa Perawan Maria, kami dapat meneladani isinya dan memperoleh apa yang dijanjikannya, karena Kristus Tuhan kami. Amin.
12. MEMORARE
Ingatlah, Ya Maria, perawan yang amat baik bahwa belum pernah terdengar seorang yang berlindung kepadamu, memohon pertolonganmu dan meminta perantaraanmu pernah ditinggalkan olehmu. Hai kusuma segala perawan, Hai Bunda, kepadamu aku berlari, digerakkan hati oleh harapan yang demikian itu, kepadamu aku datang, di hadapanmu aku seorang berdosa, berdiri seraya mengadu. Hai Bunda Sabda Allah, jangan mengabaikan perkataanku, melainkan dengarkan dengan belas kasihan dan luluskanlah. Amin.
13. DOA IMAN
Allah, Tuhanku, aku percaya bahwa Engkau satu Allah tiga diri: Bapa, Putra, dan Roh Kudus; bahwa Allah Putra menjadi manusia untuk kami dan wafat di kayu salib; bahwa Engkau membalas yang baik dan menghukum yang jahat. Aku percaya akan semuanya yang telah Kau wahyukan dan Kauajarkan dengan perantaraan gereja kudus. Aku percaya dengan teguh akan semuanya itu. Sebab yang mengatakannya Engkaulah, yang Mahatahu dan Mahabenar. Tuhan, tambahkanlah imanku.
14. DOA PENGHARAPAN
Tuhan yang Mahamurah, karena jasa Yesus Kristus, aku mengharap menerima dari pada-Mu: kebahagiaan kekal, serta semua rahmat yang perlu untuk menerimanya. Aku mengharapkan semuanya itu dengan pengharapan yang kokoh, sebab yang berjanji adalah Engkau, Tuhan yang Mahakuasa, Mahamurah untukku, dan setia pada janji-Mu. Tuhan, kuatkanlah pengharapanku.
15. DOA CINTA
Tuhan adalah segala cinta, aku mencintai Engkau lebih dari segala sesuatu dan dengan segenap hati, sebab Engkau Mahabaik dan pantas dicintai. Karena cinta akan dikau maka aku pun cinta akan semua orang, sebagaimana aku cinta akan diriku sendiri. Tuhan, tambahkanlah selalu cintaku.
16. PENYERAHAN DIRI
Ya, Tuhanku dan Allahku, Ambillah segala yang menjauhkan aku dari padaMu. Ya Tuhanku dan Allahku, berilah aku segala yang kuperlukan untuk menemui Engkau. Ya Tuhanku dan Allahku, terimalah diriku, dan jadikanlah milikMu.
17. DOA MOHON KELUHURAN HATI
Sang Sabda yang tercinta, ajarlah aku berhati luhur sebagaimana pantas bagiku. Ajarlah aku memberi tanpa pamrih, berjuang tanpa mengeluh kesakitan, dan bekerja tanpa mengharap upah. Ajarlah aku menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah, sebab satu-satunya yang kuharapkan ialah hasrat yang tulus untuk selalu melaksanakan kehendak-Nya di dalam segalanya. Amin.
18. DOA PENYERAHAN
Bapa, kuserahkan diri kepada-Mu, berbuatlah sekehendakmu atas diriku. Apapun yang kauperbuat atas diriku akan kuterima dengan senang hati. Aku bersedia menanggung segalanya, asal kehendak-Mu terlaksana di dalam diriku dan di dalam segala makhluk. Itulah Tuhan, yang kuharapkan; tiada yang lain. Kupertaruhkan jiwaku demi nama-Mu, kuserahkan hidupku kepada-Mu dengan segenap hati dan penuh cinta, sebab aku mencintai-Mu. Sebagai tanda bukti cintaku kuserahkan diriku dan kupersembahkan hidupku tanpa syarat ke dalam tangan-Mu. Aku percaya kepada-Mu dengan kepercayaan yang tiada batasnya, sebab Engkau adalah Bapaku. Amin.
19. DOA TOBAT
Allah yang Maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku, sebab patut aku Engkau hukum, terutama sebab aku telah menghina Engkau yang Mahamurah dan Mahabaik bagiku. Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah, ampunilah aku, orang berdosa.
20. DOA KERENDAHAN HATI
Allah yang Mahatinggi, Putra-Mu Yesus telah memberikan teladan kerendahan hati yang tiada tara. Walaupun Allah, Ia telah menghampakan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan-Nya sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dengan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Terima kasih, ya Bapa, atas teladan Yesus ini. Berilah kami semangat Yesus sendiri, agar dengan rendah hati kami menganggap orang lain lebih utama daripada kami sendiri. Bebaskanlah kami dari kesombongan, dan berilah kami ketabahan kalau karena nama-Mu kami direndahkan. Semoga kami tidak sakit hati kalau kami kurang dihargai atau kurang dihormati, kalau kami diabaikan atau dilupakan. Sebaliknya, semoga kami ikut bahagia kalau orang lain berhasil dan mendapat pujian serta penghargaan. Ya Bapa, jadikanlah hati kami seperti hati Yesus yang lembut dan rendah hati. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin
21. LITANI KERENDAHAN HATI
Ya Tuhan, ubahlah hatiku, Engkau yang telah menerima penghinaan karena cinta-Mu padaku. Nyatakanlah bagiku kerendahan hati-Mu. Terangilah aku dengan cahaya-Mu, kiranya aku mulai saat ini menghancurkan kesombongan yang ada pada diriku! Ini sumber kemalanganku, rintangan yang membuat aku melawan cinta-Mu! Tuhan, aku telah menjadi musuh bagi diriku sendiri ketika aku mencoba mencari kedamaian dalam diriku, dan bukan dalam diri-Mu. Ya Yesus, yang lembut dan rendah hati, dengarkanlah aku. Bebaskanlah aku… Dari keinginan untuk dihargai, Dari keinginan untuk dicintai, Dari keinginan untuk dianggap sebagai orang penting, Dari keinginan untuk dihormati, Dari keinginan untuk dipuji, Dari keinginan untuk lebih disukai daripada menyukai, Dari keinginan untuk dimintai nasihat; Bebaskanlah aku… Dari ketakutan untuk dihina, Dari ketakutan untuk direndahkan, Dari ketakutan untuk diabaikan, Dari ketakutan untuk difitnah, Dari ketakutan untuk dilupakan, Dari ketakutan untuk diejek, Dari ketakutan untuk dinodai, Dari ketakutan untuk dicurigai, Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap; Supaya orang lain lebih dicintai daripada aku, Supaya mereka bertambah besar di mata dunia dan aku bertambah kecil, Supaya mereka dipakai dan aku dikesampingkan, Supaya mereka mendapat pujian dan aku diabaikan, Supaya mereka mendapat jalan yang lancar dan aku tersisihkan, Supaya mereka melebihi aku dalam segala hal, Supaya mereka lebih suci daripada aku, asalkan aku menjadi suci sesuai kemampuanku.
22. DOA KEBIJAKSANAAN
Allah yang Mahabijaksana, Engkau telah menciptakan dan menata alam ini dengan kebijaksanaan yang tak terhingga. Engkau pun telah mengajarkan kebijaksanaan sejati kepada kami, yang seringkali tidak kami pahami, karena jalan-Mu jauh berbeda dengan jalan kami, dan pikiran kami jauh berbeda dari pikiran-Mu. Berilah kami bagian dari kebijaksanaan-Mu, supaya seperti Salomo, kami lebih mencintai kebijaksanaan daripada harta dan kuasa yang akan binasa. Terangilah hati kami dengan Roh Kebijaksanaan-Mu, supaya kami berpengamatan tajam dan luas. Jauhkanlah kami dari segala ketakutan dan kecemasan yang tak berfaedah, dan janganlah membiarkan kami menyeleweng karena pelbagai keinginan yang tidak teratur. Semoga kami selalu waspada terhadap bujuk rayu dan godaan yang menyesatkan. Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kebijaksanaan yang sejati, supaya kami belajar mencari Engkau di dalam segala sesuatu, dan memahami peristiwa-peristiwa hidup ini sesuai dengan tata kebijaksanaan-Mu. Berilah kami kebijaksanaan sejati, agar dengan pikiran yang jernih kami dapat memilih yang terbaik, dan melangkah di jalan yang lurus, mengikuti jejak Yesus, guru kebijaksanaan sejati. Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin
23. DOA KESABARAN
Allah yang Mahamurah, Engkau tetap sabar ketika umat-Mu Israel tidak setia. Dengan penuh kesabaran pula Engkau menuntun orang berdosa untuk bertobat, sebab Engkau tidak menginginkan pendosa menderita atau menjadi binasa. Dengan sabar dan penuh kasih Engkau mengulurkan tangan-Mu dan menunjukan jalan tobat; yang bertobat Engkau ampuni dan Kaurangkul dengan mesra. Ya Bapa, berilah kami hati yang lapang, agar kami dapat menerima orang lain seperti apa adanya, dan dapat memahami kekurangannya, karena kami pun sering salah dan khilaf. Semoga kami tidak mudah mencela dan berprasangka, tidak pula terlalu cepat mengumpat dan mencerca, atau mengadili dan menghukum sesama. Semoga kami dapat menerima saudara yang bersalah dengan penuh cinta, mangampuni dan memaafkan kesalahannya. Semoga api kasih selalu mengarahkan sikap kami. Sebab kasih itu sabar, kasih itu murah hati. Kasih itu menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu. Ya Bapa, berikanlah kami kesabaran, agar tidak mudah putus asa menghadapi kesulitan dan tantangan; jauhkanlah pula kami dari sikap gegabah dan suka mengambil jalan pintas. semoga dengan penuh kesabaran kami menantikan kerahiman-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin
24. DOA KEHENDAK YANG KUAT
Ya Allah, Engkau telah memberikan kehendak yang kuat pada Yesus, Tuhan kami. Tanpa rasa takut atau goyah Ia berpegang pada kehendak-Mu meski harus menanggung pengurbanan yang berat. Takala digoda Iblis, Ia tidak goyah. Demikian pula ketika harus menderita sengsara sampai mati. Bunda Maria pun Kauberikan kepada kami sebagai panutan yang berkehendak kuat. Berilah kami kehendak yang kuat, agar pada saat goyah kami tidak berbelok arah dan menyeleweng. semoga kami tidak kecil hati menghadapi aneka kesulitan dan tantangan. Allah, gunung batu kami, berilah kami kehendak yang kuat laksana batu karang yang tetap tegar meski tak henti diterpa gelombang. Semoga kami tetap teguh bila kami digoda untuk menyeleweng, bila kami dibujuk untuk menipu dan berlaku tidak jujur, bila kami digoda berlaku munafik, bila kami digoda untuk berbuat dosa, mencuri, berkhianat; terlebih bila kami dibujuk untuk menghianati Kasih-Mu. Ya Allah, kekuatan kami, buatlah kami kuat seperti Yesus yang lebih suka mati dari pada menyimpang dari kehendak-Mu. Dialah Tuhan, pengantara kami, kini dan sepanjan masa. Amin
25. DOA TANGGUNG JAWAB
Allah sumber segala sesuatu, Engkau memberikan talenta untuk kami kembangkan. Engkau memuji para hamba yang baik dan setia, yang dengan penuh tanggung jawab memperkembangkan talenta yang mereka terima. Buatlah kami bersikap tanggung jawab terhadap Yesus, supaya kami senantiasa ingat bahwa Ia begitu mangasihi kami, dan telah mempertaruhkan nyawa-Nya demi kami. semoga kami selalu penuh tanggung jawab terhadap panggilan kami sebagai orang beriman. Bantulah kami terus berusaha menjadi orang beriman yang dewasa dan sungguh terlibat dalam persekutuan jemaat, pewartaan, ibadat dan kesaksian serta pelayanan kepada masyarakat. Buatlah kami bersikap tanggung jawab terhadap diri kami sendiri, supaya kami tidak menyia-nyiakan karunia yang Kau berikan kepada kami. Buatlah kami bersikap tanggung jawab terhadap orang tua, supaya kami selalu berusaha berbuat yang terbaik guna membalas kasih sayang dan pemeliharaan yang mereka lakukan terhadap kami. Semoga kami bersikap tanggung jawab terhadap semua orang yang mendidik kami, supaya semua pelajaran hidup yang mereka berikan dengan penuh kesabaran tidak kami sia-siakan. Buatlah kami bersikap tanggung jawab terhadap teman-teman kami, supaya kami tidak menghianati sikap persahabatan mereka. Buatlah kami bersikap tanggung jawab terhadap masyarakat, supaya kami selalu berusaha menyumbang lebih banyak dari pada apa yang kami terima. Ya Bapa, bantulah kami, supaya selalu mensyukuri apa yang sudah kami terima, dan mempergunakan dengan sebaik-baiknya apa saja yang ada pada kami demi Yesus, Tuhan kami. Amin.
26. DOA KETABAHAN
Allah, tumpuan hidup kami, Yesus telah Kau tampilkan sebagai teladan ketabahan di dalam pencobaan dan penderitaan. Berpola pada-Nya, Gereja pun tabah takala mengalami penganiyaan. Pandanglah kami yang sedang dalam kesulitan dan kecemasan, yang dirundung susah dan merasa tertekan. Berilah kami ketabahan, agar kami dapat menghadapi semuanya ini dengan tabah hati, tidak mudah mengeluh, apalagi putus asa. Bukalah hati kami agar dapat melihat tuntutan dan kebijaksanaan-Mu sendiri di balik semua penderitaan ini. Demikianlah juga kami mohon berkat-Mu bagi teman-teman yang sedang patah semangat karena beban hidup yang amat berat. Jadilah Engkau penopang, supaya mereka pun tetap tabah, seperti Yesus teladan ketabahan kami. Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin.
27. DOA KETAATAN
Allah yang Mahakuasa, Engkau telah memberi kami teladan ketaantan yang kokoh dalam diri Yesus yang telah taat pada-Mu sampai mati, bahkan sampai mati di salib; demikian juga Engkau memberi kami seorang ibu, Maria, yang mentaati panggilan-Mu dengan menjawab, “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.” Tanamkanlah semangat ketaatan Yesus dan Maria dalam hati kami, supaya kami pun taat kepada kehendak-Mu, yang Kaunyatakan lewat para pemimpin jemaat dan pemimpin masyarakat; juga lewat panggilan-Mu, dan terlebih lewat suara hati yang adalah bisikan Roh-Mu sendiri. Semoga kami selalu taat mengikuti bimbingan Roh-Mu, agar kami jangan jatuh ke dalam dosa, tetapi selamat sampai kepada-Mu meniti jalan hidup yang penuh tantangan dan cobaan. Ya Bapa, berilah kami semangat ketaatan sejati. Amin.
28. DOA DALAM DERITA
Bapa yang Maha Penyayang dan Mahatahu, aku percaya bahwa Bapa mengetahui apa yang sedang kuderita, dan apa yang aku rasakan. Aku percaya pula bahwa Bapa mempunyai rencana dengan segala derita dan kegelapan kami di dalam tangan-Mu. Tabahkanlah hatiku untuk menghadapi segala kesusahan kami, dan berilah kami terang-Mu, sehingga kami dapat mengerti dan menerima kesusahan kami seperti yang Bapa kehendaki. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin 29.
DOA WAKTU SAKIT
Tuhan Yesus, Engkau memahami segala penderitaan sebab Engkau telah mengalami penderitaan yang paling berat. Dan tatkala di taman Zaitun, Engkau sungguh orang yang paling kesepian dari semua orang yang kesepian. Pada saat ini aku pun menjadi orang yang tidak berdaya. Badanku lemah, tak dapat tidur. Hari-hariku terasa panjang dan membosankan. Aku terkurung saja di ruangan ini, tubuhku tak dapat kugerakkan, aku terpaku pada ranjang derita ini. Sementara sesamaku yang sehat dengan lincah mengayunkan langkahnya, dan senyum gembira menghias wajahnya. Di dalam benakku bermunculan pengalaman-pengalaman yang telah lewat, yang kuundang dengan sengaja: kegembiraan, hiburan, kesenangan, dan macam-macam peristiwa yang membuat aku bahagia. Alangkah bahagianya menikmati keadaan yang segar bugar. Di pagi hari aku dapat memuji keagungan-Mu, lalu menyiapkan diri untuk tugas rutinku. Tetapi sakitku ini membuatku memahami bahwa kesehatan adalah anugerah-Mu melulu. Ampunilah aku, karena kurang tahu terimakasih atas segala anugerah-Mu. Kupersembahkan tubuhku yang lemah ini; sakitku kupersatukan dengan deritaMu di Getsemani. Tuhan, berilah aku kegembiraan, ketabahan, dan kekuatan untuk menerima keadaan ini. Jadikanlah aku rela pasrah dalam menerima penderitaan ini. berkatilah semua orang yang dengan cara apa saja membantu dan melayani aku. Sudilah Engkau mengganjar mereka. Semua ini aku mohon demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
30. MOHON KEHENDAK YANG KUAT
Ya Tuhan, alangkah senangnya kalau boleh memiliki kehendak yang kuat! Aku teringat akan orang-orang dalam sejarah yang memiliki kemauan keras membaja. Mereka terus berusaha membangun dunia ini, meski menghadapi seribu satu kesulitan dan tantangan yang datang bertubi-tubi. Terutama aku teringat akan orang-orang yang dengan gagah perkasa melaksanakan kehendak-Mu; akan para pelajar yang berusaha sungguh-sungguh dan setia menjalankan tugasnya, karena ingin menyenangkan Dikau; akan para pekerja yang bersusah payah sepanjang tahun, karena menyadari kewajibannya; akan para martir yang pantang menyerah biarpun dipaksa dengan siksaan atau aniaya. Tuhan Yesus Kristus, aku teringat akan kehendak-Mu sendiri yang tetap kuat dan teguh, biar dalam sengsara dan penghinaan sekalipun. Terpujilah Engkau, ya Allahku. Alangkah nikmatnya dapat mengatakan: Aku mau; Seluruh dunia mungkin runtuh hancur berantakan, namun tiada sesuatu pun yang dapat menggoyahkan batu karang kehendak yang bebas dan pasti. Tetapi aku juga takut kalau berlagak terlampau berani. Sebab hanya yang rendah hati berkenan kepada-Mu. Oleh karena itu, ya Tuhan, anugerahkanlah kepadaku kemauan yang kuat, dan sekaligus sikap yang lembut lagi kesatria. Amin.
31. MOHON PELAJARAN BERHASIL
Guru ilahi yang Mahabijaksana, aku mohon kepada-Mu, supaya pelajaranku berhasil, karena pelajaranku merupakan persiapan bagi hidupku di kemudian hari. Aku tidak mohon kepandaian yang cemerlang, tetapi cukuplah kalau Engaku sudi membantu aku, agar aku dapat mengerti semua mata pelajaran, dan dapat mengingat semuanya dengan baik, sehingga pada akhir tahun pelajaran aku bisa naik. Guru yang Mahabijaksana, aku juga mohon khususnya supaya aku memperoleh hasil yang paling baik di dalam mata pelajaran yang paling aku butuhkan dikemudian hari. Dari pihakku, aku akan berusaha sungguh-sungguh untuk mengikuti semua mata pelajaran dengan tekun, juga mata pelajaran yang paling membosankan. Tetapi dalam hal ini aku sungguh hanya bersandar pada bantuan-Mu. Yesus, aku mohon pelajaranku berhasil demi masa depanku; demi orang tuaku; jangan sampai mereka kecewa; demi keselamatan jiwaku; dan demi kemuliaan nama-Mu. Akhirnya ya, Yesus, aku mohon semangat dan gairah belajar yang tinggi, supaya aku selalu belajar dengan rajin dan tekun, tanpa mengabaikan kepentingan-kepentingan luhur yang perlu bagi keselamatan jiwaku di dunia ini dan di akhirat nanti. Amin.
32. DOA PAGI
Allah dan Bapa, kami berterima kasih kepada-Mu karena hari yang baru ini. berilah kami iman yang hidup, harapan yang kuat, dan cinta yang ikhlas. Semoga segala perkataan yang akan kami ucapkan hari ini, dan segala perbuatan kami, menyenangkan hatimu. Bimbinglah kami dengan Roh-Mu, agar dalam segala tingkah laku kami semakin serupa dengan Yesus Kristus Putra-Mu. Berkatilah keluarga kami dan semua orang yang kami jumpai hari ini. semoga dalam pergaulan dengan mereka kami menunjukkan kebaikan, seperti Engkau baik hati bagi semua orang. Kami akan berusaha menerima suka dan duka dengan hati yang tabah. Santa Maria, Bunda Yesus, jagailah kami anakmu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
33. ANGELUS (MASA BIASA) didoakan setiap jam 06.00;  12.00 ; dan 18.00
Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan, maka ia mengandung dari Roh Kudus. (Salam Maria.)
Aku ini hamba Tuhan. Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu! (Salam Maria.)
Sabda telah menjadi daging dan tinggal di antara kita. (Salam Maria.)
Doakanlah kami, Ya Santa Bunda Allah, supaya kami dapat menikmati janji Kristus.
Marilah kita berdoa:
Ya Allah, karena kabar Malaikat kami mengetahui, bahwa Yesus Kristus, Putra-Mu, menjadi manusia; kami mohon curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia oleh Kristus Tuhan kami. Amin.
34. RATU SURGA (MASA PASKAH) didoakan setiap jam 06.00;  12.00 ; dan 18.00
Ratu Surga bersukacitalah, Alleluya,
sebab Dia yang boleh kau kandung, Alleluya,
telah bangkit seperti yang disabdakan-Nya, Alleluya.
Doakanlah kami pada Allah, Alleluya.
Bersuka citalah dan bergembiralah, Perawan Maria, Alleluya,
sebab Tuhan sungguh telah bangkit, Alleluya!
Marilah berdoa:
Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan Putra-Mu, Tuhan kami, Yesus Kristus. Kami mohon, perkenankanlah kami dengan perantaraan BundaNya Perawan Maria, bersukacitalah dalam kehidupan yang kekal, karena Kristus Tuhan kami. Amin.
35. DOA MASA ADVEN
Yesus, Dikau yang hidup dalam diri Maria, datang dan tinggallah di dalam diri hamba-hamba-Mu, dalam semangat kekudusan-Mu, dalam kepenuhan kuasa-Mu, dalam kebajikan-kebajikanMu yang sejati, dalam kesempurnaan jalan-jalanMu, dan didalam misteri-Mu yang menyatukan. Taklukkanlah setiap kuasa musuh dalam Roh-Mu, demi kemuliaan Allah Bapa. Amin
36. DOA MASA NATAL
Allah Bapa di Surga, kami memuji Engkau dan bersyukur kepada-Mu karena sabda-Mu yang menjadi manusia telah lahir di tengah-tengah kami. Ia menjadi manusia lemah agar kami yang rapuh dan fana ini diurapi oleh Daya ilahi yang abadi. Dengan kelahiran-Nya di dunia ini, Engkau yang tak dapat dilihat kini kelihatan sebagai manusia seperti kami, dan cahaya keselamatan-Mu bersinar di tengah kami, mengusir kegelapan yang menguasai kami. Curahkan rahmat-Mu agar kami yang kini merayakan misteri inkarnasi berani menjadi pembawa damai bagi sesame, dan dengan demikian kami pun menjadi sarana inkarnasi-Mu di tengah-tengah mereka. Dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
37. DOA MASA PRAPASKAH
Allah Bapa Yang Mahakuasa, kami bersyukur kepada-Mu atas Masa Prapaskah yang Kauanugerahkan kepada kami. Lewat Masa Prapaskah ini, Engkau menginginkan kami untuk menyadari segala kebaikan-Mu. Selama Masa Prapaskah ini, Engkau limpahkan rahmat untuk menyegarkan iman kami. Engkau mengajak kami untuk bertobat, menyesali kekurangan dan dosa-dosa kami. Engkau mendorong kami melepaskan diri dari belenggu nafsu yang menyesatkan. Engkau mengajarkan kami untuk hidup sederhana, mensyukuri segala anugerah-Mu, dan membantu orang-orang yang menderita. Selama Masa Prapaskah ini, Engkau membimbing para calon baptis yang akan bersatu dengan kami melalui sakramen baptis. Dan sambil mendampingi mereka, kami pun Kauajak menyegarkan rahmat baptisan yang kami terima dari-Mu. Semoga karena rahmat-Mu yang Kaulimpahkan selama Masa Prapaskah ini, kami semakin suci, semakin bersatu dengan umat kesayangan-Mu, dan berani meneladani Yesus Putra-Mu, yang rela menderita sengsara, wafat, dan bangkit untuk menyelamatkan kami. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
38. DOA PASKAH
Allah Bapa Yang Mahabaik, kami bersyukur kepada-Mu karena Yesus Kristus telah bangkit dari kubur. Dengan kebangkitan-Nya, Engkau tumbuhkan semangat dan harapan baru bagi hati kami; umat baru Kauciptakan, dan pintu Surga Kaubuka bagi kami. Melalui kebangkitan-Nya kuasa dosa Kaucurahkan, kami Kaudamaikan dengan Dikau dan sesame, dan alam semesta yang porak-poranda Kaupugar kembali. Dengan kenaikan-Nya, Ia merintis jalan ke Surga, dan menyediakan tempat bagi kami. Semoga karena rakhmat kebangkitan-Nya kami menjadi manusia baru, yang penuh harapan, yang gigih melawan dosa dan kejahatan, yang setia mengikuti kehendak-Mu, dan tak gentar akan deritasalib. Demi Yesus Kristus, pengantara Kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
39. MOHON TUJUH KARUNIA ROH KUDUS
Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini.
Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.
Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.
Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.
Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemulian-Mu.
Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarlah kami untuk menjadi orang yang tahu berterima kasih atas segala kebaikan-Mu dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.
Datanglah, ya Roh Takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di mana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Amin.
40. NOVENA ROH KUDUS
Datanglah ya Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu, dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu. Utuslah Roh-Mu maka segala sesuatu akan diciptakan lagi. Dan Engkau akan membaharui muka bumi. Marilah berdoa: Ya, Allah, Engkau telah mengajar hati umat-Mu dengan terang Roh Kudus; berilah supaya dalam Roh yang sama ini kami senantiasa berpikir benar dan bijaksana, serta selalu gembira karena lipuran-Nya. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
41. MOHON BERKAT ATAS PEKERJAAN
Allah yang Mahakuasa, sebelum menghadapi pekerjaan kami, kami mohon berkat-Mu. Pimpinlah hati dan tangan kami, agar dalam Dikau kami memulai dan menyelesaikannya. Semoga segala kesulitan tidak melemahkan kami, dan hasilnya tidak menyesatkan kami. semoga usaha kami menambah kemuliaan-Mu, dan berguna bagi sesama kami. Semua jerih payah yang akan kami jumpai, kami persatukan dengan pengurbanan Yesus Kristus, yang hidup bersama Engkau, kini dan sepanjang masa. Amin.
42. DOA SEBELUM MAKAN I
Ya Tuhan, berkatilah kami dan segala pemberian yang akan kami terima dari kemurahan-Mu. Demi Kristus pengantara kami. Amin. Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, kasihanilah kami. Tuhan, kasihanilah kami. Bapa kami, Raja kemuliaan yang kekal, semoga memberi kami tempat dalam perjamuan Surgawi. Amin.
43. DOA SEBELUM MAKAN II
Ya, Bapa, kami sekeluarga berkumpul disini untuk menikmati hidangan yang telah tersedia. Berkatilah kami dan karunia-Mu ini agar berguna bagi kami untuk senantiasa berbakti kepada-Mu. Berkatilah mereka yang menyiapkan makanan ini, bantulah saudara-saudara kami yang kekurangan.
44. DOA SESUDAH MAKAN I
Allah Mahabaik, Engkau menjaga seluruh makhluk ciptaan-Mu. Bukalah mata hati kami terhadap kebutuhan dan penderitaan yang kami jumpai. Ya Bapa, berilah makanan secukupnya kepada semua saudara yang berkekurangan. Amin.
45. DOA SESUDAH MAKAN II
Bapa yang Mahapengasih, kami mengucap syukur atas makanan ini, dan atas cinta kasih mereka yang sudah menghidangkannya. Berkatilah mereka dan semua orang yang menaruh perhatian pada kesejahteraan sesama manusia. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin.
46. DOA MALAM I
Ya Tuhanku dan Allahku, aku berlutut di hadapan-Mu dan bersembah sujud kepada-Mu, Raja tertinggi. Aku mengucapkan syukur kepada-Mu atas segala kemurahan, terlebih atas pemeliharaan-Mu pada hari yang lalu. Datanglah hai Roh Kudus, terangilah budiku supaya aku mengetahui dosa-dosaku, dan berilah aku rahmat-Mu, supaya aku dapat menyesal sungguh atas dosa-dosaku itu. (Sela.) Allah yang Maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku, sebab patut aku Engkau hukum, terutama sebab aku telah menghina Engkau yang Mahamurah dan Mahabaik bagiku. Aku benci akan segala dosaku dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah ampunilah aku orang berdosa. Malaikat Allah, engkau yang diserahi tugas untuk melindungi aku: terangilah, lindungilah, bimbinglah, dan hantarkanlah aku. Amin. (Salam Maria tiga kali dengan disusul:) Engkau yang terkandung tanpa noda, ya Maria, sucikanlah badanku dan kuduskanlah jiwaku. Ya Tuhan berilah aku berkatmu, lindungilah aku terhadap segala yang jahat, dan bimbinglah aku kepada kehidupan yang kekal. Amin. Semoga jiwa kaum beriman beristirahat dalam ketentaraman karena kerahiman Tuhan. Amin.
47. DOA MALAM II
Tuhan Allah kami pada malam hari ini kami menghadap Engkau untuk berterima kasih atas penyelengaraan-Mu. Kami hanyalah manusia biasa. Hidup kami mengenal untung dan malang, suka dan duka. Ampunilah kami bila pada hari ini kami lupa akan Dikau. Maafkanlah kami, bila pada hari ini kami telah melukai hati orang lain dengan perkataan dan perbuatan yang melanggar cinta kasih. (hening sejenak…….) Tuhan, Putra-Mu Kauutus ke dunia ini sebagai terang yang menghalau kegelapan. Kami berdoa bagi semua orang yang berada dalam kegelapan: mereka dapat menerima kabar gembira putra-Mu. Tuhan, berilah kami hati yang damai dan malam yang tenang. Semoga esok hari kami bangun dengan tenaga dan semangat yang baru. Amin.
48. DOA UNTUK MEMBACA KITAB SUCI
Allah, Bapa kami, sabda-Mu adalah pelita di kala gelap, dan tongkat di jalan yang licin. Pada saat ini kami akan membaca dan merenungkan sabda-Mu. Bersabdalah, kami mendengarkan. Penuhilah hati kami dengan sabda-Mu, bukalah telinga kami supaya dapat mendengarkan bisikan-Mu yang halus. Bapa, sabda-Mu adalah kebenaran. Bersihkanlah budi kami dari pikiran-pikiran yang mengacaukan, dan hati kami dari keinginan yang menyesatkan. Jagalah mata kami, jangan sampai disilaukan oleh barang-barang duniawi. Sebaliknya, semoga kami selalu rajin mengumpulkan harta yang tak akan musnah. Ya Bapa, sabda-Mu penuh daya pembaharu. Baharuilah kami dengan sabda-Mu yang akan kami renungkan ini. Amin.
49. PENYERAHAN KELUARGA KEPADA BUNDA MARIA
Maria, Bundaku, kami datang kehadapanmu seraya mengungkapkan cinta kami yang utuh, dan ingin membarui lagi persembahan diri kami dan segenap hidup kami kepadamu. Kami senantiasa bersyukur sebab lewat perantaraanmu, kami boleh menerimaundangan Putramu untuk menjadi mempelai-Nya dan hidup dalam persekutuan cinta denganmu. Kami bersyukur pula atas segala sesuatu yang sudi Engkau lakukan bagi kami dalam memelihara dan membimbing hidup kami. Kami mohon perlindunganmu agar kami mampu bertumbuh dalam cinta akan dikau dan Putramu. Bantulah kami juga dalam melaksanakan karya-karya yang dipercayakan kepada kami oleh Putramu, sebab tanpa dikau kami tidak sanggup mewartakan kabar gembira, kabar cinta kasih kepada mereka yang menerimanya. Terangilah kami dalam kecemasan, bantulah dan semangatilah kami bila kami putus asa. Akhirnya, ya Bunda yang tercinta, dampingilah kami didalam ziarah hidup ini, agar kelak kami dapat menikmati kegembiraan yang besar, yaitu boleh memandang dikau dan Putramu serta Bapa Surgawi. Amin.
50. PENYERAHAN KELUARGA KEPADA TUHAN YESUS
Tuhan Yesus, Engkau menguduskan hidup berkeluarga dengan hidup sendiri dalam keluarga santo Yusuf di Nazaret. Kami sekeluarga berkumpul di hadapan-Mu untuk membarui penyerahan seluruh keluarga kami kepada-Mu, raja dan pusat segala hati. Kami mohon: tinggallah di rumah kami ini, dan kuasailah kami. semoga rumah kami merupakan pusat kehidupan pengikut Kristus, di mana kami mengasihi Allah Bapa dengan segenap hati dalam persaudaraan dengan dikau, Putra Allah dan gembala hati kami. Ya, Yesus Kristus, semoga kami hidup menurut pedoman Injil-Mu, rukun, bijaksana, sederhana, dengan sayang menyayangi, hormat-menghormati, tolong-menolong dengan sukahati. Berilah supaya keramahan dan cinta kasih, semangat pengorbanan, kerajinan, dan penghasilan yang cukup selalu berada dalam keluarga kami. Semoga keluarga kami memegang peranan yang terhormat di dalam masyarakat, dan menjadi garam serta terang bagi keluarga-keluarga di sekitar kami. Berkatilah kami agar janganlah seorang diantara kami menjauh dari padaMu, satu-satunya sumber kebahagiaan kami. Dikau kami puji bersama Bapa dan Roh Kudus, sekarang dan selama-lamanya. Amin.
51. MENDOAKAN ANAK
Ya, Allah, Bapa setiap insan, Engkau tahu bahwa kami sangat menyayangi anak-anak kami, dan berusaha sungguh-sungguh membahagiakan mereka, sebab memang itulah tanggung jawab kami. Kami mohon, ya Bapa, lindungilah anak-anak kami, dan bimbinglah supaya selalu hidup baik. Jangan Kaubiarkan mereka jauh dari pada-Mu karena terbujuk dosa. Teguhkanlah hati mereka, jangan sampai terpengaruh oleh kebiasaan jahat, apalagi sampai melanggar perintah­-Mu. Restuilah kami, supaya dapat menanamkan dalam hati mereka semangat cinta akan Gereja dan kesucian, agar sejak kecil mereka tahu mengabdi Engkau. Jagalah kesehatan mereka, dan lindungliah mereka terhadap segala mara bahaya. Semoga mereka selalu setia kepada-Mu, sehingga kelak Kauperkenankan berbahagia di Surga selamanya. Dan akhirnya, jiwa raga serta suka dan duka mereka kami percayakan kepada-Mu, Allah yang Mahabijaksana dan Mahapengasih. Amin.
52. MENDOAKAN ORANGTUA
Bapa di Surga, saya gembira sekali karena Engkau memberi ayah dan ibu yang baik serta sayang pada saya. Mereka membesarkan saya, selalu melindungi saya, dan memberi saya makanan serta pakaian. Karena itu, saya berterima kasih kepada-Mu. Tolonglah ayah ibu saya setiap hari, supaya selalu adil dan bijaksana dalam mendidik dan membesarkan kakak, adik-adik dan saya sendiri. Berilah supaya ayah ibu selalu sehat, dan saya selalu patuh kepada mereka. Ya Yesusku, dalam derita-Mu di Taman Zaitun Engkau dikecewakan oleh para rasul: mereka tidak mau berjaga bersama Engkau; dan waktu Engkau ditangkap, mereka lari meninggalkan Dikau seorang diri. Tolonglah keluarga kami, supaya saling membantu dalam pekerjaan, saling menghibur dalam kesusahan, dan saling menguatkan dalam penderitaan, sehingga kami semua tetap bersatu padu, rukun, dan setia satu sama lain. Akhirnya, ya Yesus yang manis, tinggallah pada kami selalu. Amin.
53. DOA UNTUK ANAK REMAJA
Ya Allah yang Mahakuasa, segala sesuatu yang telah Kauciptakan merupakan pancaran sinar kebesaran-Mu. Hal itu nampak terutama di dalam kehidupan manusia. Anak-anak kami telah Kauanugerahi kemungkinan-kemungkinan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Kami, selaku ayah dan ibu, harus memelihara mereka. Hal ini sering menimbulkan sakit hati. Maka timbullah ketegangan diantara pengabdian kami dan pertumbuhan anak untuk berdiri sendiri. Semoga kesulitan-kesulitan yang timbul sertanya menjadi berkat bagi kami sendiri dan bagi anak-anak kami. Berilah kami keinsafan bahwa apa yang kami rasakan sebagai kehilangan itu, justru merupakan akibat pembaktian tanpa pamrih. Bantulah kiranya orang-orang muda ini untuk senantiasa berterima kasih atas segala sesuatu yang diberikan kepada mereka atas dasar cinta murni. Ya, Bapa, berikanlah keberanian kepada kami, orangtua dan anak-anak, untuk senantiasa memelihara nyala api pengharapan di dalam hidup ini. Kami percaya akan Dikau; Engkaulah Bapa kami, dan orang yang membangun hidupnya dalam cinta-Mu takkan Kaulupakan. Amin.
54. DOA UNTUK PAROKI
Ya Bapa di Surga, Engkau senang bila umat-Mu hidup rukun bersatu padu, giat membangun dan takwa kepada-Mu. Maka kami mohon, berilah umat paroki kami Roh Kesatuan, supaya selalu sehati dan sejiwa dalam karya, dan semoga kehidupan menjemaat di paroki kami sungguh diliputi keakraban persaudaraan. Curahkanlah ke atas kami Roh kehidupan, supaya dengan semangat membara kami bangkit dari kelesuan, dan bergiat memajukan paroki meningkatkan kegiatan-kegiatan dan amal bakti kepada-Mu. Demi Kristus Yesus, Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami. Amin.
55. DOA UNTUK PASTOR PAROKI
Ya, Yesus, Imam agung kami, kami bersyukur atas pastor paroki yang selalu mendorong dan menyemangati kami. berilah pastor paroki kami kesehatan jasmani dan rohani yang tetap. Dampingilah ia supaya dapat memimpin paroki ini dengan sebaik-baiknya. Semoga ia sungguh menjadi gembala-Mu untuk membangkitkan yang lesu, meluruskan yang bengkok, mengembalikan yang sesat, dan mendamaikan segala silang selisih, supaya paroki kami menjadi paroki yang hidup dan bersatu-padu menurut kehendak-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
56. DOA MOHON PANGGILAN
Ya Yesus, gembala ilahi. Engkau sendiri telah memanggil para rasul dan menjadikan mereka nelayan pemukat manusia. Panggillah sekarang juga pemuda-pemudi kami untuk mengikuti Dikau dan mengabdi kepada-Mu. Engkau masih hidup sekarang juga supaya senantiasa menyertai kami. berilah agar sekalian orang yang telah Engkau panggil, mengenal kehendak-Mu ini, dan menjadikannya kehendak mereka sendiri. Bukalah pandangan mereka terhadap seluruh dunia, bukalah telinga mereka terhadap begitu banyak permintaan mendesak mohon terang kebenaran dan kehangatan cinta sejati. Hendaklah mereka dalam kesetiaannya dalam panggilannya, bekerja sama membangun tubuh-Mu yang mistis itu dan dengan demikian meneruskan pengutusanmu. Jadikanlah mereka garam dan terang dunia. Berilah ya Tuhan, agar banyak pula pemuda-pemudi kami mengikuti panggilan cinta-Mu. Bangkitkanlah di dalam hati mereka keinginan, untuk hidup semata-mata menurut semangat Injil dan menyerahkan diri bagi pengabdian kepada gereja. Berikanlah mereka kerelaan hati yang besar terhadap semua orang yang memerlukan pertolongan dan pengalaman cintakasih mereka. Amin.
57. DOA KEPADA SANTA PERAWAN MARIA
Santa Maria, Bunda Tuhan kami Yesus Kristus, engkaulah Ratu dunia termulia. Sudilah engkau menjadi ratu kami semua. Tunjukkanlah kepada kami jalan menuju kesucian, dan bimbinglah kami supaya jangan tersesat. Kuasailah budi kami, supaya kami hanya mencari yang benar. Kuasailah kehendak kami, supaya kami hanya menginginkan yang baik. Kuasailah hati kami, supaya kami saling mengasihi sebagai saudara. Kuasailah diri kami masing-masing dan segenap anggota keluarga; kuasailah segenap warga masyarakat, segala bangsa, dan pembesar-pembesar dunia. Sudilah engkau menjadi tali pengikat mereka semua dalam persatuan yang teguh. Kuasailah seluruh umat manusia. Bukalah jalan iman bagi mereka yang belum mengenal putramu Yesus. Bantulah agar segala bangsa bersatu padu, hidup rukun dan damai. Naungilah seluruh umat manusia, lebih-lebih yang dianiaya dan dikejar-kejar. Tabahkanlah mereka di dalam penindasan, dan terangilah mereka di dalam kegelapan, agar tetap setia kepada Yesus, putra-Mu. Hantarlah semua permohonan kami ini ke hadapan putra-Mu, sang Maharaja kerajaan damai, tempat setiap doa permohonan dikabulkan, setiap beban hati diringankan, dan segala kelemahan disembuhkan. Semoga semua orang yang mengenal kekuasaan-Nya dan menaruh harapan padanya, sekali waktu melihat kemegahan kerajaan puteramu itu yang bersama Bapa dan Roh Kudus hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa, Amin.
58. DOA KEPADA SANTO YUSUF
Santo Yusuf, engkau telah menunaikan tugasmu dengan gemilang sebagai bapak keluarga kudus di Nazaret. Dengan setia engkau mendampingi Maria. Dengan tekun engkau bekerja mencukupi nafkah Maria dan Yesus. Tanpa mengeluh engkau menempuh perjalanan yang jauh dan berat guna menyelamatkan kanak-kanak Yesus dari bahaya pembunuhan. Dengan penuh tanggung-jawab engkau membesarkan dan mendidik Yesus. Engkau tetap rendah hati dan sederhana kendati menerima anugerah besar, yakni menjadi kepala keluarga kudus dan pengasuh Yesus, Putra Allah. Maka kami mohon ya, bapa Yusuf, penjaga keluarga Nazaret, doakanlah kami pada Yesus. Bila ditimpa bahaya, lindungilah dan selamatkanlah kami . Bila menghadapi keraguan, kegoncangan, dan ketidakpastian, kuatkanlah hati kami agar tetap berharap, dan teguhkanlah iman kami agar jangan sesat. Bila mendapat anugerah dan berhasil dalam karya, jagalah kami jangan sampai menjadi sombong dan kurang waspada. Bantulah kami membina keluarga Kristen yang dijiwai semangat cinta kasih, keakraban dan keterbukaan antarseluruh anggota. Semoga keluarga kami dapat memancarkan ajaran Kristus, anakmu dan menjadi contoh bagi para tetangga. Akhirnya kami mohon berkat dan restumu bagi kami sekeluarga, dan sudilah menghantarkan doa-doa kami ke hadapan Yesus, Tuhan kami, yang bersatu dengan Allah Bapa dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.
59. DOA KEPADA SANTO PELINDUNG Santo, waktu aku dibaptis, orang tuaku memberi aku nama yang dahulu engkau pakai juga. dengan itu, ayah dan ibuku mempercayakan daku kepada tuntunan dan perlindunganmu. Maka aku mohon kepada-Mu: janganlah biarkan aku kehilangan hak selaku anak Allah, supaya terang rahmat di dalam hatiku jangan sampai padam. Ajarlah aku mengikuti suri teladanmu, yakni selalu berpegang pada kehendak Allah; selalu setia kepada Kristus, Tuhanku; selalu berusaha hidup selaku pengikut Kristus sejati baik dalam pikiran maupun dalam perbuatan, sehingga kelak boleh bersama engkau menikmati kemuliaan yang kekal. Amin.
60. DOA KEPADA MALAIKAT PELINDUNG
Malaikat pelindung yang kudus, engkaulah pengawal dan pemimpin kami. dalam pemeliharaan-Nya yang penuh kasih kepada kami, Allah telah mengutus engkau untuk melayani kami yang akan menjadi ahli waris Surga. Kami mohon kepada-Mu: dampingilah kami dalam segala pekerjaan kami; lindungilah kami dalam mara bahaya; beranikanlah kami dalam perjuangan; dan pimpinlah kami menuju kemenangan jaya. Bersama dikau dan semua malaikat kami hendak meluhurkan Allah, karena untuk itulah kami dan dikau diciptakan oleh-Nya. Terpujilah Allah kini dan sepanjang masa. Amin.
61. DOA MOHON RAHMAT UNTUK BERBELAS KASIH TERHADAP SESAMA
Ya Tuhan, setiap kali aku bernafas, setiap kali jantungku berdetak, setiap kali darahku mengalir dalam tubuhku, selalu aku ingin memuliakan kerahiman-Mu, Tritunggal Yang Mahakudus. Ya Tuhan, aku ingin seluruh diriku berubah menjadi kerahiman hati-Mu, serta cermin diri-Mu sendiri. Semoga Kerahiman-Mu menenbus hati dan jiwaku dan juga sesamaku. Ya Tuhan, bantulah aku, agar mataku selalu terang dalam berbelas kasihan, agar aku tidak pernah curiga dan tidak menilai seorang pun secara lahiriahnya, tetapi memandang jiwa sesamaku dengan indah dan selalu siap menolong mereka. Ya Tuhan, bantulah aku agar telingaku selalu peka dalam berbelas kasihan, agar aku selalu siap melayani kebutuhan sesamaku yang sedang dalam kesulitan. Ya Tuhan, bantulah aku agar lidahku selalu lembut dalam berbelas kasihan, agar aku tidak berbicara buruk mengenai sesamaku, tetapi selalu mengucapkan kata-kata yang menghibur dan membangkitakn kepada sesamaku. Ya Tuhan, bantulah aku agar tanganku selalu ringan dalam berbelas kasihan dan selalu melakukan perbuatan yang baik kepada sesamaku walaupun pekerjaan itu memberatkan dan meletihkan. Ya Tuhan, bantulah aku agar kakiku selalu cepat dalam berbelas kasihan, agar aku selalu bergerak cepat dalam memberikan pertolongan pada sesamaku, semoga aku dapat menguasai keletihan dan kelelahanku dalam melayani sesamaku. Ya Tuhan, bantulah aku agar hatiku selalu tulus dalam berbelas kasihan, agar aku selalu peka akan tangisan sesamaku dan tidak mengeraskan hatiku dalam berbagi kasih dengan siapa pun juga. Semoga hatiku selalu tulus dalam membantu mereka. Izinkanlah aku untuk tinggal di dalam Hati Yesus yang Maharahim dan kuatkanlah hatiku saat dalam penderitaanku sendiri. Biarlah kerahiman-Mu tinggal di dalam diriku selamanya. Engkau sendiri yang menginginkan aku melakukan tiga macam belas kasihan, yaitu: segala macam perbuatan kasih, dan bila aku tidak dapat berbuat maka aku akan berkata-kata dengan kasih dan bila aku tidak dapat berbuat dan berkata-kata dengan kasih maka aku akan berdoa, terutama ke tempat atau orang-orang yang memang tidak dapat aku jangkau. Ya Tuhan, ubahlah diriku menjadi seperti diri-Mu, sebab hanya Engkaulah yang dapat berbuat segala-galanya. Amin.
62. DOA AGAR MAMPU MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH
Ya Yesus, yang telah terpaku di kayu salib, aku memohon, berilah aku rahmat supaya selalu setia dalam melaksanakan kehendak Bapa-Mu. Dan bila kehendak Bapa tampak terlalu berat dan sulit untuk aku laksanakan, maka aku memohon pada-Mu, ya Tuhan: semoga dari luka-luka-Mu, Engkau curahkan kekuatan dan ketegaran, dan semoga aku berseru berkata: Terjadilah menurut kehendak-Mu! Ya Yesus, Juru Selamat dan Pengasih keselamatan manusia, dalam sengsara yang begitu dahsyat Engkau telah melupakan diri-Mu sendiri dan memikirkan keselamatan jiwa-jiwa manusia. Ya Yesus yang penuh belas kasih, berilah aku rahmat agar mampu melupakan diriku sendiri demi orang-orang lain. semoga aku dapat membantu Engkau dalam misi penyelamatan-Mu, sesuai dengan kehendak Bapa-Mu di Surga. Amin.
63. DOA MOHON KEBIJAKSANAAN ILAHI
Ya Yesus, berikanlah aku akal budi yang baik supaya aku dapat lebih mengenal Engkau. Sebab semakin aku mengenal Engkau, semakin aku akan mencintai-Mu. Ya Yesus, berilah aku akal budi yang mendalam agar aku dapat memahami perkara-perkara Ilahi, agar aku bisa memahami kodrat Ilahi-Mu, dan agar aku dapat menjiwai Sang Tritunggal. Ya Yesus, aku mengetahui bahwa Engkau memiliki rahmat kebijaksanaan yang luar biasa, karena itu aku memohon agar Engkau memberikan rahmat-Mu itu kepada aku. Semoga Engkau berkenan dengan doaku ini ya Tuhan. Amin.