Kamera 1

Rabu, 26 September 2012

MISI OFS ADALAH MENGHAYATI HIDUP INJILI

Sesudah Tuhan memberi aku sejumlah saudara tidak seorang pun menunjukkan kepadaku apa
yang harus kuperbuat; tetapi Yang Mahatinggi sendiri mewahyukan kepadaku, bahwa
aku harus hidup menurut pola Injil Suci. Aku pun menyuruh tulis hal itu dengan
singkat dan sederhana, dan Sri Paus mengukuhkannya untukku

(Was).
Fundasi hidup Fransiskus
Adalah tak mungkin untuk memahami seluruh hidup
Fransiskus dalam suatu analisa atau ringkasan. Di mana rahmat ada, di sana ada
misteri. Akan tetapi, kalau secara manusiawi, kita coba mendaftarkan
unsur-unsur misteri itu, kita bisa menempatkan Injil pada pokok pertama dari
daftar itu. Dengan penuh sukacita dan polos, Fransiskus hanya berkata, “Inilah
Sabda Tuhan yang menghidupkan. Dia sedang berbicara kepada kita sekarang ini.
Apakah masih perlu peraturan hidup yang lain?”
Yang dimaksud Injil oleh Fransiskus adalah Yesus, Sabda Allah yang hidup yang telah menjadi daging
dan tinggal di antara kita. “Saudara-saudaraku, aku mengetahui Sabda Suci. Aku
mengenal Kristus yang miskin,” kata Fransiskus. Hal terakhir yang diinginkan
Fransiskus adalah membangun suatu kelompok orang yang mau hidup secara khusus
dan berbeda dari yang lain. Dia semata-mata menghendaki agar semakin banyak
orang diarahkan oleh Roh Tuhan untuk menghayati Injil Yesus Krstus, dengan
membiarkan Tuhan membarui hidup mereka. Maka menjadi fransiskan berarti berusaha
menjadi seorang Kristen, seorang murid Yesus Kristus. Sebagaimana telah dikatakan,
sesuatu yang khusus/berbeda (walau Fransiskus tidak menghendaki kata itu) dengan menjadi orang-orang Kristen yang
diterangi oleh inspirasi dan tradisi khusus dari Fransiskus. Bagaimanapun,
faktor pendorong yang dasariah adalah hidup injili. Suatu cara hidup adalah
seperangkat nilai-nilai, roh yang mempengaruhi seluruh hidup kita, sikap dasar
yang mewarnai cara berpikir, setiap emosi yang kita rasakan, serta apa yang
kita katakan dan perbuat sehari-hari. Kekristenan adalah cara hidup Allah
sendiri yang secara rahmati diberikan kepada kita. Tradisi kita berkata,
“Karena Kristus adalah jalan, kebenaran dan kehidupan, Ordo Fransiskan Sekular
harus mempunyai keyakinan mendalam bahwa dengan baptisan dan profesi, mereka
menjadi seperti Kristus yang tersalib dan mengikuti Injil sebagai cara hidup
mereka. Sementara mereka menghayati hidup di dunia, mereka dipenuhi dengan
pikiran dan roh Kristus”.
Injil adalah Kabar Gembira
Kita selalu menegaskan bahwa Injil berarti Kabar Baik. Inilah satu ide kunci dalam kehidupan
Fransiskus. Dia merasa amat tertarik untuk menemukan keindahan dan
kesederhanaan dari ideal ini: Kabar Baik itu ialah Allah adalah bapa dan ibu
kita. Allah mencintai kita. Kristus adalah saudara kita. Kita adalah anak-anak
Allah, yang memiliki hidup rohani. Kasih Allah tinggal dalam diri kita. Hidup
kita suci dan pasti dalam Kristus. Karena itu, Kristus dan Injilnya merupakan
pusat kehidupan Ordo Fransiskan Sekular. Kita menghayati Injil – berarti hidup
menurut Berita Gembira itu. Hidup sebagai anak-anak Allah, saudara-saudara
Kristus, bait Roh Kudus. Secara praktis itu berarti bahwa setiap detil hidup
kita dibentuk oleh hidup manusiawi Kristus di dunia ini.
Mari mencatat hal-hal khusus
  1. Kitab Suci: karena Sabda Allah merupakan dasar bagi
    Fransiskus, maka membaca dan berdoa atas dasar kitab suci merupakan suatu
    praktik dasar hidup kita. Penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini dapat
    dilihat pada bab yang lain.
  2. Anggaran Dasar: Anggaran dasar pertama Fransiskus, yang disahkan
    secara lisan dalam tahun 1209, terdiri atas hampir semua kutipan kitab suci.
    Dalam tahun 1221, Paus Honorius III menempatkan saudara-saudari Pentobat dekat
    Rimini, Italia, dibawah perlindungan Uskup. Tahun yang sama, Paus Honorius III
    mengesahkan Ordo III. Paus Nikolas IV menerbitkan satu anggaran dasar dalam
    tahun 1289. Anggaran dasar ini berlaku hingga tahun 1883 ketika Paus Leo III
    menyesuaikannya dengan situasi modern dengan tetap mempertahanan semangat
    dasarnya. Dalam tahun 1957, “Kongregasi Suci untuk Hidup Religius” menerbitkan
    Konstitusi Umum untuk Ordo Ketiga. Sekarang ini, Ordo Fransiskan Sekular
    mengikuti anggaran dasar yang disahkan dan diteguhkan  oleh Paus Paulus VI, tanggal 24 Juni 1978.
    Anggaran dasar bukanlah suatu dfatar mengenai apa yang harus dikerjakan dan apa yang
    tidak boleh dikerjakan (beberapa bagian dari anggaran dasar itu memang amat
    bersifat legal – sebagai contoh, pengarahan mengenai organisasi dan prosedur).
    Akan tetapi anggaran dasar itu pertama-tama adalah suatu tuntunan positif untuk
    hidup secara kristiani. Gereja berjkata sebagaimana tertulis, “Anggaran dasar
    dan konstitusimu memberikan hidup injili. Jikalau Anda berusaha mengikutinya
    dengan tulus ikhlas, Anda akan menghayati hidup injil”.
  3. Semangat anggaran dasar: Kunci utama dari Injil yang ditekankan
    Fransiskus mendapat perhatian utama dalam buku ini: semangat keintiman dengan
    Tuhan, semangat kasih persaudaraan, semangat pelayanan terhadap semua orang,
    semangat kedinaan dan pertobatan hati terus menerus.

Semangat penuh ikhlas
Hidup Fransiskus adalah suatu panggilan. Akan tetapi kalau Allah memberikan kita panggilan ini, Dia juga akan memberikan rahmat untuk melaksanakannya. Suatu kualitas penting yang dituntut: semangat
kepercayaan dan kemurahan hati. Ini merupakan pelajaran dari hidup Fransiskus:
semangat kepercayaan sebagai anak-anak kepada Bapanya di surga, dan akan kuasa
dan kebijakan serta kasih. Dengan Dia, tidak sesuatu pun yang perlu ditakuti.
Tak sesuatu pun dapat melukai kita. Tidak ada soal yang tidak dapat diselesaikan
dengan kebijaksanaan dan rahmat dari Allah.

Pertanyaan untuk direnungkan
  • Apa artinya cara hidup?
  • Apa yang disumbangkan oleh Ordo
    Fransiskan Sekular bagi cara hidup kristiani?
  • Apa itu Kabar Gembira?
  • Apakah yang menjadi kekhususan cara
    kita menghayati hidup injili?          
Acuan pada teks kitab suci dan tulisan Fransiskan
-  Luk 5-6; Yoh 3-4: Awal-awal pelayanan Kristus.    
-  M. Bodo, Fransiskus: Perjalanan dan Impian, hlm 15-20.
Penerapan dalam kehidupan sehari-hari
Apakah Anda berpikir bahwa hidupmu sungguh
merupakan pelaksanaan Injil? Mengapa Santo Fransiskus begitu penuh perhatian
pada hidup injili? Apakah Anda berbagi Kabar Gembira dengan orang
lain? Jikalau injil adalah  Kabar Gembira, agama kristen mesti menjadi
suatu agama yang membawa kegembiraan atau kesedihan? Sewaktu anda membaca
Injil, anggaran dasar, konstitusi, berpikirlah tentang cara praktis
menerapkannya dalam hidup sehari-hari di rumah, di tempat kerja dan di antara
teman-temanmu.
Jawaban atas pertanyaan
Suatu cara hidup adalah seperangkat nilai-nilai,
roh yang mempengaruhi seluruh hidup kita, sikap dasar yang mewarnai cara
berpikir, setiap emosi yang kita rasakan, serta apa yang kita katakan dan
perbuat sehari-hari. Kekristenan adalah cara hidup Allah sendiri yang secara
rahmati diberikan kepada kita. Tradisi kita berkata, “Karena Kristus adalah
jalan, kebenaran dan kehidupan, Ordo Fransiskan Sekular harus mempunyai
keyakinan mendalam bahwa dengan baptisan dan profesi, mereka menjadi seperti
Kristus yang tersalib dan mengikuti Injil sebagai cara hidup mereka. Sementara
mereka menghayati hidup di dunia, mereka dipenuhi dengan pikiran dan roh
Kristus”. (lih. Fundasi hidup Fransiskus).
Yang disumbangkan Ordo Fransiskan Sekular bagi
hidup kristiani adalah Tradisi kita yang berkata, “Karena Kristus adalah jalan,
kebenaran dan kehidupan, Ordo Fransiskan Sekular harus mempunyai keyakinan
mendalam bahwa dengan baptisan dan profesi, mereka menjadi seperti Kristus yang
tersalib dan mengikuti Injil sebagai cara hidup mereka. Sementara mereka
menghayati hidup di dunia, mereka dipenuhi dengan pikiran dan roh Kristus”.
(lih. Fundasi hidup Fransiskus).
Kabar Gembira itu ialah Allah adalah bapa dan ibu kita. Dst... (lih. Injil adalah Kabar Gembira).
Yang menjadi kekhususan hidup injili adalah
anggaran dasar. Gereja berkata sebagaimana tertulis, “Anggaran dasar dan
konstitusimu memberikan hidup injili. Jikalau Anda berusaha mengikutinya dengan
tulus ikhlas, Anda akan menghayati hidup injil”. (lih. Mari mencatat hal-hal
khusus no. 2).
Doa
Aku memujiMu ya Tuhan karena Kabar Gembira, Injil KebenaranMu yang menghantar aku menuju kebenaran hidup yang agung. Jagalah agar aku tetap setia pada ajaran-ajaranMu. Amin.
Kutipan dari Anggaran Ordo Fransiskan Sekular
  1. Sejak awal Ordo Fransiskan Sekular mempunyai
    kedudukan tersendiri di dalam keluarga fransiskan. Ia terbentuk oleh
    persekutuan yang tertata dari semua persaudaraan katolik yang
    anggota-anggotanya terdorong oleh Roh Kudus mengikat diri mereka dengan profesi
    untuk menghayati Injil seturut teladan Santo Fransiskus, dalam kedudukan mereka
    sebagai awam, dengan mengikuti anggaran dasar yang disahkan oleh Gereja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar