Kamera 1

Selasa, 17 Januari 2012

Doa Kerahiman Ilahi (Kaplet Koronka)

Add caption


Pada tahun 1935, Tuhan Yesus mengajar St. Faustina suatu doa khusus memohon kerahiman Allah.

"Doronglah orang-orang agar mengucapkan doa ini .... barangsiapa yang mengucapkannya, akan menerima kerahiman yang besar .... Melalui doa ini, kamu akan mendapat segala hal, bilamana yang kau minta itu sesuai dengan kehendak-Ku."

Yesus juga mengajar St.Faustina, untuk mengucapkan doa kecil pada tiap jam 3, saat kematian-Nya:

Darah dan air yang memancar keluar dari Hati Yesus Yang Maha Kudus, sebagai sumber kerahiman bagi kami, aku mempercayai-Mu.

Suster Faustina mengucapkannya tiap pagi dan seringkali mengulanginya sepanjang hari, untuk memperbaharui persembahan dirinya kepada Kerahiman Ilahi.


Doa Kerahiman Ilahi
(Kaplet Koronka)

Berikut doanya yang didaraskan dengan bantuan Rosario biasa:
Atas nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.
Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu
Jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
Salam Maria penuh rahmat. Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria Bunda Allah. Doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.

Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi,
dan akan Yesus Kristus Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung oleh Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria,
yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus
disalibkan wafat dan dimakamkan,
yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati,
yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa,
dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati,
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus,
Persekutuan para kudus, pengampunan dosa,
kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.

(Dimulai dengan dekade pertama, pada setiap manik Bapa Kami, ucapkan kata-kata berikut)
Bapa Yang Kekal, kupersembahkan pada-Mu: Tubuh dan Darah, Jiwa dan ke-Allah-an Putera-Mu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus,
demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia
(Pada setiap manik Salam Maria, ucapkan kata-kata berikut)
Karena sengsara-Nya yang menyedihkan,
kasihanilah kami dan seluruh dunia.
(Setelah selesai 5 dekade, diakhiri dengan kata-kata berikut sebanyak 3x berturut-turut)
Allah Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa, Allah Yang Kekal,
kasihanilah kami dan seluruh dunia.

Atas nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.



Doa Koronka


Pada pukul tiga petang, serukanlah kerahiman-Ku, khususnya bagi para pendosa, dan renungkanlah, biar sebentar saja, sengsara-Ku, teristimewa saat-saat ajal-Ku, ketika Aku seorang diri saja. Inilah Jam Kerahiman-Ku yang besar bagi seluruh dunia. Aku akan mengizinkan engkau mengalami kesedihan-Ku yang mendalam.

Pada jam itu tidak akan Kutolak apapun yang diminta seseorang demi sengsara-Ku. Pada saat itulah kerahiman itu terbuka lebar bagi semua jiwa. Pada jam itu engkau akan dapat memperoleh apa saja bagi dirimu sendiri dan bagi orang lain. Pada jam itu tercurahlah rahmat bagi segenap dunia kerahiman mengalahkan keadilan.

Dimana saja engkau berada, berdoalah dengan sungguh-sungguh, biar sebentar saja. Aku menuntut agar semua makhluk memuji-muji kerahiman-Ku.

KORONKA KEPADA (ROSARIO) KERAHIMAN ILAHI

A. Koronka dibuka dengan doa:
- Bapa Kamu (1 kali)
- Salam Maria (1 kali)
- Aku Percaya (1 kali)

B. Pada manik "Bapa Kami" rosario biasa, diucapkan doa berikut ini:
“Bapa yang kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putera-Mu yang terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia”. (Sebutkan ujub kita)

C. Pada manik "Salam Maria" rosario bisa, diucapkan doa berikut ini:
“Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia”. (10 kali)

D. Koronka ditutup dengan doa :
“Allah yang Kudus, Kudus dan berkuasa, Kudus dan Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia”. (3 kali)


DOA JAM KERAHIMAN (Pukul 15.00)
Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. O, Sumber Kehidupan, Kerahiman Ilahi yang terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

DOA UTAMA KEPADA KERAHIMAN ILAHI
Darah dan air, yang telah memancar dari hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami.
Engkaulah Andalanku! (sebutkan ujub kita)

Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia (3 kali)

Yesus, Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah andalanku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar